SuaraJogja.id - Panitia Kerja (Panja) Seleksi Calon Rektor dan Pemilihan Rektor UGM Periode 2022-2027 mengumumkan nama-nama bakal calon rektor UGM periode 2022-2027. Tercatat ada enam nama yang berhasil dinyatakan lolos.
"Hasil ini kami sampaikan kepada publik sebagai bentuk transparansi dan sekaligus juga mengumumkan bakal calon rektor yang lolos," kata Ketua Panitia Kerja, Subagus Wahyuono, dalam keterangannya, Kamis (7/4/2022).
Enam nama yang dinyatakan lolos sebagai bakal calon rektor UGM periode 2022-2027 di antaranya Prof. Dr. Ali Agus, DAA., DEA., IPU., ASEAN Eng., Prof. Dr. Ir. Bambang Agus Kironoto, Prof. Dr. Ir. Deendarlianto, S.T., M. Eng., Prof. dr. Ova Emilia, M. Med., Ed., Sp.OG (K)., Ph.D., Prof. Dr. Sigit Riyanto, S.H., LL.M., serta Prof. drh. Teguh Budipitojo, M.P., Ph.D.
Subagus menjelaskan keputusan tersebut diambil setelah melalui rapat yang digelar oleh Panja pada tanggal 25 Maret 2022 lalu. Dalam hal ini terkait dengan pemeriksaan dan verifikasi dokumen administrasi.
Jumlah bakal calon rektor UGM tersebut semakin menyusut yang pada tahap sebelumnya tepatnya pendaftaran ada delapan pendaftar yang memenuhi syarat minimal. Khususnya terkait dengan pendidikan serta pengalaman kerja serta tidak lupa telah melakukan registrasi secara daring hingga batas waktu pendaftaran pada 9 Maret 2022 kemarin.
Namun dari delapan pendaftar tersebut, kata Subagus, hanya tujuh orang yang berhasil melanjutkan dengan melengkapi serta menyempurnakan keseluruhan persyaratan administrasi dalam tahap pendaftaran.
Hingga akhirnya tujuh nama itu yang dinyatakan lolos ke tahap seleksi administrasi.
Dalam tahapan ini sejumlah dokumen harus dilengkapi untuk akhirnya nanti diserahkan oleh para pendaftar. Mulai dari surat pengusulan bakal calon rektor UGM 2022-2027, riwayat hidup, surat motivasi, penjabaran kebijakan umum UGM ke dalam program kerja serta strategi pencapaian tujuan.
"Akhirnya dari tujuh pendaftar yang melengkapi persyaratan administrasi, enam di antaranya dinyatakan lolos sebagai Bakal Calon Rektor UGM Periode 2022-2027," ungkapnya.
Subagus menuturkan bahwa keenam bakal calon rektor tersebut berasal dari internal UGM. Sebenarnya Panja menerima satu pendaftar dari luar UGM, yaitu Dr. Ir. Irawadi, CES dari Universitas Wijayakusuma Purwokerto namun tidak memenuhi syarat untuk dapat melanjutkan ke tahapan berikutnya.
Di antaranya ada Ali Agus dari Fakultas Peternakan, Bambang Agus Kironoto dan Deendarlianto dari Fakultas Teknik, Ova Emilia dari Fakultas Kedokteran, Kesehatan Masyarakat dan Keperawatan UGM. Kemudian masih ada Sigit Riyanto berasal dari Fakultas Hukum, serta Teguh Budipitojo berasal dari Fakultas Kedokteran Hewan.
Tahapan selanjutnya, kata Subagus adalah Sarasehan Nyawiji Menuju UGM 1 yang rencananya akan diselenggarakan pada 9-16 April 2022 mendatang. Kemudian dilanjutkan dengan Forum Penjaringan Aspirasi Publik pada 18-19 April 2022.
Setelah itu, para pendaftar yang sudah dinyatakan lolos sebagai Bakal Calon Rektor UGM Periode 2022-2027 akan mengikuti seleksi oleh Senat Akademik pada 12 Mei 2022 mendatang. Hingga akhirnya dilakukan pemilihan dan penetapan Rektor oleh Majelis Wali Amanat pada 17-20 Mei 2022.
Berita Terkait
-
Pendaftaran Seleksi Calon Rektor UGM Ditutup, 7 Nama Ini Berhasil Lengkapi Syarat Pendaftaran
-
Rektor UGM Simpan Sejumlah PR di Penghujung Jabatan, BEM KM UGM Layangkan Tuntutan
-
Rektor UGM Beberkan Perkembangan Terkini Genose, Target Perpanjang Izin Edar
-
Serahkan Bantuan Bus Listrik dan Microbus, Airlangga Supiri Rektor UGM hingga Mensesneg
Terpopuler
- 4 HP Terbaru 2026 Harga Rp2 Jutaan, Kamera Bagus dan Baterai Besar hingga 7000 mAh
- Silsilah Keluarga Lim Xin Rui yang Resmi Jadi Menantu Hasto Kristiyanto
- 3 Klub Pemain Timnas Indonesia Berhasil Raih Tiket Promosi Musim Ini
- Lirik Lagu 'MBG Mas Bahlil Ganteng' yang Viral, Lengkap Asal Usulnya
- HP Vivo yang Bagus Seri Apa? Ini Rekomendasi Seri X, V, dan Y Sesuai Kebutuhan
Pilihan
-
Eks Wamenaker Noel Ebenezer: Hukum Mati Saja Saya!
-
Staf Ahli Gubernur Kaltim Bawa-Bawa Status 'Cucu Nabi' demi Redam Demo Massa
-
Cara Buka Tabungan Pesirah Bank Sumsel Babel dari HP, Tak Perlu Antre di Bank
-
Nathalie Holshcer Sebut Pengawal Pribadinya Ditembak Polisi, Minta Tanggung Jawab Polri
-
Modus Oknum Ustad di Lubuk Linggau Ajak Santri ke Kebun Sawit, Berujung Kasus Pencabulan
Terkini
-
Jalan Damai 57 Biksu Tembus Panas dan Luka, Yogyakarta Jadi Titik Istimewa Menuju Borobudur
-
Tanggapi Pembubaran Ibadah di Bantul, Sultan HB X: Tidak Ada yang Boleh Merasa Paling Benar Sendiri!
-
Kesbangpol Bantul Kaji Legalitas Tempat Ibadah GMS Usai Dugaan Aksi Pembubaran
-
Tanah Adat Dirampas, Konflik dengan Negara Kian Memanas, RUU Masyarakat Adat Mendesak Disahkan
-
Dua Dekade Gempa Jogja, Ancaman Megathrust dan Pentingnya Klaster Bencana