"Jadi tergantung bentuk gerobak, ada yang besar ada yang sedang. Nah satu kali dorong per gerobak itu bisa Rp10-15 ribu. Rata-rata pendorong itu bisa 10-15 gerobak," katanya.
Kerap bekerja pada dini hari hingga Subuh, pendorong gerobak tidak sedikit yang mengalami gangguan kesehatan. Kuat, misalnya, beberapa bulan belakangan ini dirinya didiagnosis memiliki sakit jantung, sehingga dalam beraktivitas harus diatur.
Meski menjadi persoalan serius, Kuat dan pendorong gerobak tetap bekerja dengan kemampuan mereka. Di tengah kondisi lemah, semangatnya kembali muncul ketika bertemu dengan teman-teman pendorong lain.
"Kita di lokasi itu juga sering kumpul melingkar kalau selesai memasukkan (gerobak) ke gudang. Pagi hari juga begitu, jadi guyub rukun pendorong gerobak itu sangat baik," ujar Kuat, yang pada akhirnya harus kehilangan teman-temannya setelah relokasi PKL ke Teras Malioboro.
Para pedagang, baik yang berjualan batik, aksesoris, sandal, hingga kuliner, cukup beruntung selama di Malioboro. Ketika momen hari raya atau libur panjang, dengan kondisi ramai wisatawan, omzet per harinya bisa melebihi UMR Yogyakarta. Lebih kurang Rp2-3 juta bisa dibawa pulang.
Dilema pemilik toko di Malioboro, pasrah berbagi rezeki
Namun, lain hal yang dirasakan oleh pedagang yang menempati toko di Malioboro. Pengelola Toko Roti Djoen Lama, Hardinah, harus bersabar dengan kondisi PKL yang berjualan di halaman tokonya.
Pelanggannya sering kebingungan karena tokonya terhalang oleh gerobak aksesoris yang ada di timur Malioboro.
"Mereka [pembeli] kadang tidak ketemu tempatnya, malah ada yang kebablasan ketika mau kembali lagi, jadi malas," ujar Hardinah, ditemui di Toko Djoen Lama, Senin (4/4/2022).
Baca Juga: Dua Pekan Berjualan di Teras Malioboro 1 Selama Ramadhan, Yanti Baru Kantongi Rp180 Ribu
Toko roti legendaris yang sejak tahun 1930 berdiri itu memproduksi roti tawar. Sekitar tahun 1960-an varian roti dengan isian pisang dikembangkan dan menjadi roti khasnya saat ini.
Berita Terkait
-
Cek Fakta: Demo di Malioboro Februari 2025
-
Wajah Baru Malioboro: Revitalisasi Selesai, Pedagang Teras Malioboro 2 Buka Lapak!
-
Drama Relokasi Teras Malioboro 2: Pedagang Tridharma Vs Pemda, Siapa yang Menang?
-
Apa Itu Lintang Kemukus yang Muncul di Langit Malioboro?
-
'Banyak Bajingan Demo di Tugu Jogja', Warganet Nyaris Tergocek, Ternyata Maksud Sebenarnya Sarat Adab
Terpopuler
- Dedi Mulyadi Syok, Bapak 11 Anak dengan Hidup Pas-pasan Tolak KB: Kan Nggak Mesti Begitu
- Baru Sekali Bela Timnas Indonesia, Dean James Dibidik Jawara Liga Champions
- JakOne Mobile Bank DKI Diserang Hacker? Ini Kata Stafsus Gubernur Jakarta
- Terungkap, Ini Alasan Ruben Onsu Rayakan Idul Fitri dengan "Keluarga" yang Tak Dikenal
- Review Pabrik Gula: Upgrade KKN di Desa Penari yang Melebihi Ekspektasi
Pilihan
-
Jadwal Timnas Indonesia U-17 vs Yaman, Link Live Streaming dan Prediksi Susunan Pemain
-
Minuman Berkemasan Plastik Berukuran Kurang dari 1 Liter Dilarang Diproduksi di Bali
-
Nova Arianto: Ada 'Resep Rahasia' STY Saat Timnas Indonesia U-17 Hajar Korea Selatan
-
Duh! Nova Arianto Punya Ketakutan Sebelum Susun Taktik Timnas Indonesia U-17 Hadapi Yaman
-
Bukan Inter Milan, Dua Klub Italia Ini Terdepan Dapatkan Jay Idzes
Terkini
-
Prabowo Didesak Rangkul Pengusaha, Tarif Trump 32 Persen Bisa Picu PHK Massal di Indonesia?
-
Viral, Mobil Digembosi di Jogja Dishub Bertindak Tegas, Ini Alasannya
-
Tanggapi Langkah Tarif Trump, Wali Kota Jogja: Kuatkan Produk Lokal!
-
Masa WFA ASN Diperpanjang, Pemkot Jogja Pastikan Tak Ganggu Pelayanan Masyarakat
-
Kurangi Kendaraan Pribadi Saat Arus Balik, Menhub Lepas 22 Bus Pemudik di Giwangan