SuaraJogja.id - Asesmen Standarisasi Penilaian Daerah (ASPD) di Kota Jogja berlangsung mulai 17-20 Mei 2022. ASPD dilaksanakan secara semi daring atau online.
Kepala Disdikpora Kota Yogyakarta Budi Santosa Asrori menjelaskan, siswa yang mengikuti ASPD akan datang langsung ke sekolah. Selanjutnya mereka mengunduh soal-soal yang ada di komputer sekolah.
"Komputer tersebut tentunya sudah terkoneksi dengan internet. Setelah selesai menjawab soal, kemudian jawabannya akan diunggah," katanya, Selasa (10/5/2022).
Menurut Budi, peserta didik di tingkat Sekolah Dasar (SD) serta Sekolah Menengah Pertama (SMP) sudah melakukan persiapan dan latihan. Latihan sendiri akan berlangsung selama tiga hari ke depan.
"Latihannya sudah dimulai hari ini sampai besok Kamis (12/5/2022). Semua sudah siap, kami sudah latihan," tutur dia.
Untuk ujian susulan, katanya, berlangsung satu pekan setelah penyelenggaraan ASPD. Dalam satu sekolah, pelaksanaan bisa dua atau tiga sesi.
"Menyesuaikan kondisi dan jumlah peserta didik di masing-masing sekolah. Ada sekolah yang nebeng untuk ASPD, tapi lupa jumlahnya berapa," ujarnya.
Kapasitas di dalam kelas saat ASPD juga diatur sesuai dengan protokol kesehatan yakni antara 20 hingga 30 anak. Peserta yang datang dipastikan dalam kondisi sehat. Harapannya pelaksanaan ASPD berjalan lancar dan tidak ada kendala.
"Mudah-mudahan tidak ada problematika dengan adanya ASPD, sekarang kasus Covid-19 kan sudah banyak berkurang. Walau kegiatan mudik juga tidak menyababakan kenaikan kasus, ya kami tetap prokes, mudah-mudahan semua aman," tambahnya.
Baca Juga: Jogja Darurat Sampah, Puluhan TPS di Kota Jogja Sudah Hampir Overload Sampah
Guna menjamin kelancaran internet selama pelaksanaan ASPD, pihaknya sudah berkoordinasi dengan provider internet dan PLN.
"Sudah bertemu (dengan PLN dan provider internet). Semoga sampai hari H tidak ada masalah," katanya.
Berita Terkait
-
KBM Daring Tak Efektif, Nilai ASPD Siswa di DIY Jauh dari Harapan
-
Warga Luar DIY Ingin Sekolahkan Anak ke Sleman? Wajib Ikut ASPD dan Serahkan Berkas Asli
-
Awasi Pelaksanaan ASPD di Tingkat SD Kota Yogyakarta, Ini Temuan Forpi
-
Sebanyak 16 Ribu Siswa di Sleman Ikuti ASPD dengan Protokol Kesehatan Ketat
Terpopuler
- 4 HP Terbaru 2026 Harga Rp2 Jutaan, Kamera Bagus dan Baterai Besar hingga 7000 mAh
- Lirik Lagu 'MBG Mas Bahlil Ganteng' yang Viral, Lengkap Asal Usulnya
- Silsilah Keluarga Lim Xin Rui yang Resmi Jadi Menantu Hasto Kristiyanto
- 5 Sepatu Puma yang Diskon di Sports Station, Harga Mulai Rp200 Ribuan
- 5 Sunscreen Wardah Terlaris di Shopee Mulai Rp30 Ribuan, Ini Kandungan dan Manfaatnya
Pilihan
-
BREAKING NEWS! Persija Resmi Tidak Perpanjang Kontrak Mauricio Souza
-
Eks Wamenaker Noel Ebenezer: Hukum Mati Saja Saya!
-
Staf Ahli Gubernur Kaltim Bawa-Bawa Status 'Cucu Nabi' demi Redam Demo Massa
-
Cara Buka Tabungan Pesirah Bank Sumsel Babel dari HP, Tak Perlu Antre di Bank
-
Nathalie Holshcer Sebut Pengawal Pribadinya Ditembak Polisi, Minta Tanggung Jawab Polri
Terkini
-
Ibadah GMS di Bantul Dibubarkan Ormas, Polisi Turun Tangan, Begini Hasil Mediasinya
-
Penjualan Hewan Kurban Turun 10 Persen, Pedagang Pusing Harga Pakan Naik Jelang Idul Adha
-
Dugaan Korupsi Tiga Mantan Pengurus BUKP Tempel Sleman, Negara Rugi Rp2,1 Miliar
-
Siap Lari di Mandiri Jogja Marathon 2026? Marriott Yogyakarta Hadirkan Paket Race & Rest Bagi Pelari
-
Jalan Damai 57 Biksu Tembus Panas dan Luka, Yogyakarta Jadi Titik Istimewa Menuju Borobudur