SuaraJogja.id - Proyek tol Jogja-Solo terus dikebut. Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) mentargetkan pembangunan ruas jalan tol sepanjang 42,38 kilometer itu bisa selesai pada 2024 mendatang.
"Jogja-solo saya kira untuk yang seksi sampai Purwomartani akan jadi pada 2024. Itu pasti jadi, insyallah," ungkap Menteri PUPR, Basuki Hadimuljono di Yogyakarta, Kamis (03/08/2024).
Menurut Basuki, pembangunan tol Jogja-Solo seksi 1 dibagi dalam dua paket. Seksi 1 paket 1.1 mencakup ruas tol Solo-Klaten dengan panjang jalan 22,30 kilometer. Pembebasan lahan untuk seksi ini hingga Juli 2023 lalu total 95,3 persen.
Sedangkan Seksi 1 paket 1.2 meliputi ruas tol Klaten-Purwomartani sepanjang 20,08 kilometer. Pembebasan tanah di tol Jogja-Solo seksi 1 paket 1.2 Klaten-Purwomartani sampai Juli 2023 mencapai 80 persen.
Kementerian PUPR sudah mendapatkan izin dari Gubernur DIY sekaligus Raja Keraton Yogyakarta, Sri Sultan HB X. Dengan demikian pembangunan dua seksi tersebut bisa segera dilakukan.
"Palilah (perijinan ke sultan-red) menurut adhi karya sudah diproses, sudah ada persetujuan dari ngarso dalem (sultan-red)," jelasnya.
Sementara untuk ruas tol Jogja-Bawen, lanjut Basuki saat ini masih dalam tahap pembangunan struktur. Pembangunan memakan waktu karena adanya proyek jembatan dan terowongan.
"Mungkin tahun ini selesai tinggal jalannya. Struktur itu yang paling lama bisa jembatan, terowongan," imbuhnya.
Kontributor : Putu Ayu Palupi
Baca Juga: Progres Konstruksi Tol Jogja-Bawen: Ada Jembatan Melayang di Atas Selokan Mataram
Berita Terkait
Terpopuler
- 4 HP Terbaru 2026 Harga Rp2 Jutaan, Kamera Bagus dan Baterai Besar hingga 7000 mAh
- 3 Klub Pemain Timnas Indonesia Berhasil Raih Tiket Promosi Musim Ini
- Silsilah Keluarga Lim Xin Rui yang Resmi Jadi Menantu Hasto Kristiyanto
- HP Vivo yang Bagus Seri Apa? Ini Rekomendasi Seri X, V, dan Y Sesuai Kebutuhan
- 4 Rekomendasi Sampo Urang-Aring untuk Menghitamkan dan Menyuburkan Rambut
Pilihan
-
Eks Wamenaker Noel Ebenezer: Hukum Mati Saja Saya!
-
Staf Ahli Gubernur Kaltim Bawa-Bawa Status 'Cucu Nabi' demi Redam Demo Massa
-
Cara Buka Tabungan Pesirah Bank Sumsel Babel dari HP, Tak Perlu Antre di Bank
-
Nathalie Holshcer Sebut Pengawal Pribadinya Ditembak Polisi, Minta Tanggung Jawab Polri
-
Modus Oknum Ustad di Lubuk Linggau Ajak Santri ke Kebun Sawit, Berujung Kasus Pencabulan
Terkini
-
Jalan Damai 57 Biksu Tembus Panas dan Luka, Yogyakarta Jadi Titik Istimewa Menuju Borobudur
-
Tanggapi Pembubaran Ibadah di Bantul, Sultan HB X: Tidak Ada yang Boleh Merasa Paling Benar Sendiri!
-
Kesbangpol Bantul Kaji Legalitas Tempat Ibadah GMS Usai Dugaan Aksi Pembubaran
-
Tanah Adat Dirampas, Konflik dengan Negara Kian Memanas, RUU Masyarakat Adat Mendesak Disahkan
-
Dua Dekade Gempa Jogja, Ancaman Megathrust dan Pentingnya Klaster Bencana