SuaraJogja.id - Komisi Pemilihan Umum Kabupaten Bantul, Daerah Istimewa Yogyakarta, telah menetapkan 199 calon anggota panitia pemilihan kecamatan (PPK) pada Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) 2024 yang lulus tahapan seleksi tertulis.
"KPU Kabupaten Bantul menetapkan nama-nama calon anggota PPK untuk Pemilihan Bupati dan Wakil Bupati Bantul 2024 yang dinyatakan lulus seleksi tertulis," kata Ketua KPU Kabupaten Bantul Joko Santoso dalam keterangannya di Bantul, Jumat.
Terdapat 199 nama calon anggota PPK Pilkada Bantul yang lulus seleksi tertulis setelah mereka mengikuti tahapan seleksi tertulis menggunakan sistem computer assisted test (CAT) di Gedung Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) Negeri 1 Bantul pada tanggal 6 Mei 2024.
Mereka tersebar di 17 kecamatan se-Bantul, yaitu sebanyak 16 orang dari Bambanglipuro, 10 orang dari Banguntapan, 12 orang dari Bantul, tujuh orang dari Dlingo, 11 orang dari Imogiri, 15 orang dari Jetis, 15 orang dari Kasihan, 13 orang dari Kretek, dan 13 orang dari Pajangan.
Selanjutnya 12 orang dari Kecamatan Pandak, 11 orang dari Piyungan, sembilan orang dari Pleret, 11 orang dari Pundong, 11 orang dari Sanden, tujuh orang dari Sedayu, 15 orang dari Sewon, dan 11 orang dari Srandakan.
Menurut dia, format nama-nama calon anggota PPK Pilkada 2024 yang dinyatakan lulus seleksi tertulis dan diumumkan melalui website KPU Kabupaten Bantul merupakan hasil unduhan dari Sistem Informasi Anggota KPU dan Badan Ad Hoc (SIAKBA).
"Sehubungan dengan hal tersebut KPU Kabupaten Bantul mengundang calon anggota PPK yang lulus seleksi tertulis untuk mengikuti seleksi wawancara sesuai dengan jadwal yang dilampirkan pada tanggal 12 dan 13 Mei 2024 di kantor KPU setempat," katanya.
Ia meminta kepada calon anggota PPK agar mengikuti wawancara dengan membawa identitas diri dan tanda bukti pendaftaran sebagai anggota PPK, melakukan registrasi, dengan memakai atasan kemeja putih, bawahan hitam dan bersepatu.
Disebutkan pula bahwa kebutuhan personel PPK pada Pilkada Bantul masing-masing kecamatan berjumlah lima orang. Dengan demikian, total kebutuhan di seluruh 17 kecamatan sebanyak 105 orang.
Menyinggung soal honor PPK pada Pilkada 2024, dia menyebutkan sebesar Rp2,5 juta per bulan untuk ketua, sedangkan untuk anggota PPK sebesar Rp2,2 juta. Mereka akan bekerja selama 8 bulan.
Berita Terkait
Terpopuler
- Putusan MK soal Kuota Internet Hangus Ubah Peta Bisnis Operator, Pakar: Paket Data Bakal Berubah
- Melayat ke Yogya, Susi Pudjiastuti Kenang Sosok Nasirun
- Kado Kemerdekaan: Pemutihan Pajak Kendaraan di Agustus 2026, Buruh dan Ojol Dapat Diskon Khusus
- Prabowo Singgung Nuklir Iran, Badan Atom Internasional Ungkap Faktanya
- Fortuna Sittard Ogah Jual Justin Hubner ke Klub Super League
Pilihan
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
-
Kematian Sutrimo dan Rangkaian Kejanggalan yang Muncul dari Kampung Halaman
-
Pengintai Misterius dan CCTV Mendadak, Kejanggalan di Rumah Sutrimo
-
Banyak Air Galon Isi Ulang di Bangka Barat Belum Diuji, Amankah Dikonsumsi Setiap Hari?
Terkini
-
Seni Jathilan 'Gemparkan' Pasar Ngijon, Ketika Budaya Gerakkan Roda Ekonomi
-
Harda Tak Soal Isu Kenaikan Gaji Kepala Daerah, Jamin Tak Ada PHK PPPK
-
Pedagang Bendera Musiman di Jogja Gigit Jari, Instansi Pilih Stok Lama
-
Ramai-ramai Pasang Pagar Tinggi, Pakuwon Mall Jogja Tepis Isu demi Keamanan
-
GPFE 2026: Perkuat Kolaborasi Pengadaan, Dorong TKDN, dan Dukung Program Prioritas Nasional