SuaraJogja.id - PT Jujur Kinaryo Projo selaku penyedia atau vendor snack pelantikan Kelompok Penyelenggara Pemungutan Suara (KPPS) Sleman beberapa waktu lalu mencabut gugatan perdata kepada KPU Sleman. Dua tergugat dalam hal itu yakni Ketua KPU Sleman dan salah satu PPK KPU Sleman.
Menanggapi hal itu, Ketua Divisi Hukum dan Pengawasan KPU Sleman, Sura'ie, mengaku sudah mengetahui informasi tersebut. Pihaknya turut menyambut baik pencabutan gugatan itu.
"Satu memang benar sudah dicabut kemudian sudah ditetapkan di majelis hakim pencabutannya itu, yang kedua kami bersyukur ini sudah gugatan dicabut," kata Sura'ie, Sabtu (8/6/2024).
Kendati demikian, Sura'ie tak memungkiri ada potensi gugatan kembali yang dilayangkan oleh vendor. Menurutnya hal itu merupakan hak dari penggugat.
Pihaknya memastikan bakal menyiapkan segala sesuatunya jika memang benar gugatan itu kembali diberikan. Walaupun Sura'ie berharap masalah itu selesai dan tak lagi dilanjutkan.
"Kita dengar begitu ya [akan mengajukan gugatan ulang]. Tapi seperti di awal apa-apa kita siapkan. Jadi ya walaupun kita berharap itu tidak dilanjutkan tapi kita tetap persiapkan," ucapnya.
"Mudah-mudahan ini sudah sampai di sini aja, enggak ada kelanjutan apa-apa. Kalau harapan kita kan begitu," imbuhnya.
Jika kemudian gugatan ulang benar disampaikan, ia berharap sudah bisa menemui titik terang dalam proses mediasi. KPU Sleman sendiri tak ingin berlarut-larut dalam masalah tersebut mengingat tahapan Pilkada Sleman juga sudah berlangsung.
"Ya harapannya begitu [selesai di mediasi]. Kita semua pengen ini cepet selesai engga berlarut-larut, apalagi tahapan pilkada enggak terganggu," terang dia.
Baca Juga: Kelanjutan Gugatan Vendor Snack ke KPU Sleman, Lewati Jalur Mediasi di Pengadilan
Mediasi Gagal, Gugatan Dicabut
Diketahui mediasi antara PT Jujur Kinaryo Projo selaku penyedia atau vendor snack pelantikan Kelompok Penyelenggara Pemungutan Suara (KPPS) Sleman beberapa waktu lalu dengan Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Sleman gagal. Hal ini berujung pencabutan gugatan oleh PT Jujur Kinaryo Projo.
Namun pencabutan gugatan itu bukan lantas membuat polemik itu usai. Pasalnya alasan pencabutan gugatan tersebut untuk memperbarui gugatan yang ada.
Pencabutan gugatan itu telah dilakukan pada Rabu (5/6/2024) kemarin. Setelah pihak kuasa hukum berunding dan mendapat persetujuan dari sang klien.
Kuasa hukum PT Jujur Kinaryo Prajo, Kunto Wisnu Aji menyebut saat ini pihaknya masih dalam proses finalisasi terkait gugatan selanjutnya. Gugatan itu penting untuk diubah mengingat memengaruhi substansinya secara hukum.
"Ya mempengaruhi substansi sehingga secara hukum acara kalau perubahan itu kan biasanya hanya mengenai renvoi itu hanya mengenai mungkin salah ketik, atau ya itu lah. Ini karena substansi ini kami sikapi terlebih dahulu untuk kami cabut tapi kami akan masukkan gugatan baru," kata Kunto, Kamis (6/6/2024) kemarin.
Berita Terkait
Terpopuler
- 7 HP Midrange Serasa Flagship 2026: Spesifikasi Premium dan Performa Juara
- 3 HP Android dengan Kualitas Kamera Selevel iPhone 17 Pro Max, Cocok untuk Bikin Konten
- 4 Sepatu Nike Tanpa Tali Serbaguna: Nyaman untuk Olahraga, Praktis buat Jalan Santai
- Danantara Sumberdaya Indonesia Batal Beroperasi Penuh, Pemerintah Mundurkan Skema Ekspor SDA di 2027
- Gugurkan Klaim Santriwati 'Hamil Tanpa Hubungan Badan', Polisi Tangkap Kiai di Pekalongan
Pilihan
-
Skandal! Jaksa AS Selidiki FIFA, Penjualan Tiket Piala Dunia 2026 Diduga Bermasalah
-
Live 'Pocong Jadi-Jadian' Hebohkan Warga Sragen, 3 Pelajar Diamankan Polisi
-
Bos Nvidia Serobot Antrean Jagung Bakar dengan Traktir Semua Pembeli, Egois atau Dermawan?
-
BREAKING NEWS! Persija Resmi Tidak Perpanjang Kontrak Mauricio Souza
-
Eks Wamenaker Noel Ebenezer: Hukum Mati Saja Saya!
Terkini
-
Sambut Waisak, Arca Unfinished Buddha Dipindahkan ke Lapangan Kenari Borobudur
-
Soal Izin Gereja GMS di Bantul, Bupati Halim: Hak Ibadah dan Legalitas Bangunan Itu Dua Hal Berbeda
-
Ibadah GMS di Bantul Dibubarkan Ormas, Polisi Turun Tangan, Begini Hasil Mediasinya
-
Penjualan Hewan Kurban Turun 10 Persen, Pedagang Pusing Harga Pakan Naik Jelang Idul Adha
-
Dugaan Korupsi Tiga Mantan Pengurus BUKP Tempel Sleman, Negara Rugi Rp2,1 Miliar