Scroll untuk membaca artikel
Muhammad Ilham Baktora
Minggu, 15 September 2024 | 10:40 WIB
Bupati Gunungkidul Periode 2011-2021, Badingah saat ditemi wartawan. [Kontributor Suarajogja.id/Julianto]

"Bahwasanya semalam itu tidak ada berapa nama saya tidak ada sama sekali nama saya dia minta maaf kemudian ada WA lagi itu dari Malang, calon bupati saya memohon maaf terakhir disampaikan tidak yang minta maaf kepada saya," ujar dia

"Saya tidak tahu, kok ada versi lain yang berbeda mohon maaf Ibu jadi beraksi betul itu tidak ada nama saya tetapi beredar di masyarakat tidak ada nama saya namun dikeluarkan. Intinya juga mohon maaf," tuturnya.

Badingah sendiri mengaku jauh hari semua pasangan menghubungi dan merayu dirinya untuk menjadi tim pemenangan. Bahkan ada yang menghubunginya lebih dari satu kali. Namun semuanya dia tolak karena dirinya ingin bersikap netral.

Jika ada pasangan atau kandidat cabup dan cawabup yang beberapa kali menyelenggarakan acara di kafe miliknya, Badingah menandaskan jika hal tersebut murni bisnis. Dan hal tersebut bukan karena dukung mendukung.

Baca Juga: Bawaslu Kulon Progo Ajak Masyarakat Waspadai Hoaks Jaga Daulat Rakyat

Badingah menandaskan dirinya berada pada posisi netral untuk ketiga-tiganya. Dia berharap mudah-mudahan nanti akan mendapatkan bupati yang berkualitas.

Di mana bisa melakukan optimalisasi sumber daya alam dan sumber daya manusia. Karena Gunungkidul mempunyai sumber daya alam yang sangat besar dan sumber daya cukup banyak.

Kontributor : Julianto

Load More