SuaraJogja.id - Polisi menyita pistol replika dari dua pemuda diamankan warga di Dusun Mejing Kalirandi Kalurahan Bangunjiwo Kapanewon Kasihan Bantul Minggu (13/10/2024) dinihari tadi. Dua pemuda itu adalah PP (22) warga Sembungan, Bangunjiwo, Kasihan Bantul dan LMW (14) pelajar asal Kalurahan Panggungharjo Kapanewon Sewon Bantul.
"Pistol replika itu kami temukan dari dashboard sepeda motor milik PP," kata Kasi Humas AKP I Nengah Jeffry Prana Widnyana.
Kedua pemuda ini diamankan warga bermula dari suara bising sepeda motor masuk ke perkampungan tersebut. Warga awalnya menduga ada aksi kejar-kejaran sesama pengendara sepeda motor.
Mengetahui hal tersebut, warga kemudian melakukan pengejaran. Hingga akhirnya warga berhasil mengamankan mereka di sekitar masjid kampung tersebut. Warga kemudian melaporkannya ke polisi.
"Kami langsung ke TKP dan melakukan pemeriksaan. Kami temukan pistol replika dengan amunisi dari bahan petasan,"tambahnya.
Dalam pemeriksaan saat itu, diketahui jika aksi dimulai dari Dusun Kasihan, Tamantirto, Bantul. Aksi kejar-kejaran tersebur bermula ketika ada empat motor yang berkendara secara ugal-ugalan pada pukul 00.30 WIB.
Rombongan motor ini kemudian melempar botol kaca minuman beralkohol ke sebuah angkringan yang kebetulan masih buka. Pemilik angkringan kemudian berusaha melakukan pengejaran.
"Pengejaran berlangsung sampai Dusun Mejing, Kasihan. Namun oleh warga setempat, pemilik angkringan diminta balik kanan saja. Kepada warga, pemilik angkringan itu mengaku ingat salah satu pengendara pakai Yamaha NMAX hitam," kata dia.
Warga kemudian menyebarkan informasi tersebut ke warga lain yang kebetulan sedang tugas ronda malam. Wargapun terus berusaha memantau rombongan motor yang meresahkan itu.
Baca Juga: Gempur Miras Digital, Pemda DIY Perketat Pengawasan Penjualan Online
Secara kebetulan, dari kejauhan warga mendengar suara knalpot blombongan. Warga kemudian memburu rombongan sepeda motor tersebut dan berhasil mengamankan PP dan LMW
"Saat itu PP dan LMW mengaku juga mengejar rombongan motor. Tetapi warga tidak percaya begitu saja dan melaporkan mereka ke Polsek Kasihan," tambahnya.
Kontributor : Julianto
Berita Terkait
-
Tangani 217 Kasus Kebakaran Hingga Oktober 2024, BPBD Bantul: Penyebabnya Didominasi karena Sampah
-
Truk Bergambar Paslon Dipakai Kirim Bansos, Tim Hukum Untoro-Wahyudi Akan Berkoordinasi dengan Bawaslu
-
"Umpak Buka", Refleksi Makna Mendalam di Balik Festival Kebudayaan Yogyakarta
-
Hanya Gara-Gara Lilin Among-Among, Nenek 63 Tahun di Bantul Ini Rugi Rp90 Juta
Terpopuler
- Feng Shui Warna Cat Rumah Pembawa Keberuntungan Berdasarkan Shio
- Debitur Dikejar Utang, Yasonna Laoly Minta PPATK Telusuri Sumber Dana Pinjol
- Apa Itu IKD dan Kenapa Wajib Memilikinya?
- 5 Rice Cooker Murah untuk Keluarga Kecil, Hemat Listrik dan Awet
- HP RAM 16 GB Berapa Harganya? Ini 5 Pilihan Termurah dengan Performa Ngebut
Pilihan
-
Pernyataan Prabowo Soal Gaji Pengupas Bawang Dipertanyakan, Keluarga Susanah: Itu Salah
-
Prabowo Sebut Upah Kupas Bawang Rp700 Ribu per Kg, Emak-emak Bogor Tertawa: Sini Cuma Rp1.200
-
Prabowo Salah! Upah Susanah Bukan Rp 700 Ribu Tapi Rp 700 Perak per Kilogram
-
Gempa 6,4M Guncang Sumatera Utara sampai Sumbar
-
Masih Banyak Warga NTT Terjebak di Bawah Reruntuhan Bangunan, 2000 Orang Mengungsi
Terkini
-
Unjuk Rasa hingga Saling Dorong,Mahasiswa Papua Sebut Kolonialisme Masih Tumbuh
-
Upacara HUT RI ke-81 di Kulon Progo Berlangsung Tanpa Tenda Pejabat, Seluruh Peserta Berdiri Sejajar
-
Ketika Persoalan Bangsa Tak Kunjung Usai, Bendera 25 Meter Mengingatkan Arti Cinta Tanah Air
-
Civitas Akademika Jogja Pilih Sindir MBG, Kopdes hingga Korupsi Lewat Karnaval Kemerdekaan
-
Perubahan Iklim Mulai Menggerus Produktivitas Ternak, Pakar UGM Dorong Strategi Baru