SuaraJogja.id - Tim Pemenangan Paslon Heroe-Pena (HePi) mengungkapkan hasil survei internalnya menyangkut elektabilitas pasangan calon (paslon) nomor urut 1, Heroe Poerwadi-Sri Widya Supena. Hasilnya, Heroe-Pena masih unggul diangka 31 persen dibanding dua kandidat lain di Pilkada Kota Jogja.
"Dari data yang kita punya secara internal kami unggul diangka 31 persen dari total jumlah pemilih di Kota Jogja," kata Ketua Tim Pemenangan Paslon Heroe-Pena, Dwi Candra Putra, kepada awak media, Kamis (14/11/2024).
Disampaikan Candra, survei internal itu dilakukan dengan menggunakan metode sampling. Pihaknya mengambil 1.200 responden dari total 320 ribu daftar pemilih tetap (DPT) yang ada di Kota Jogja.
"Itu kami berada di 31 persen dengan tingkat marjin eror yang masih ada di angka 3 persen, dan gap kami dengan teman-teman paslon yang lain memang cukup signifikan tapi secara langsung tidak kami buka karena ini bagian dari strategi," ungkapnya.
Dalam proses Pilkada Kota Jogja yang tinggal menyisakan 13 hari jelang pencoblosan, Candra bilang masih akan berupaya untuk meningkatkan elektabilitas itu. Apalagi masih ada ceruk pemilih yang belum menetukan pilihan.
Candra mengungkapkan masih ada sekitar 13-14 persen pemilih yang belum menentukan pilihannya. Prosentase itu berasal dari kalangan generasi Z dan milenial muda.
"Masyarakat yang belum menentukan itu ada di angka sekitar 13-14 persen, kami memastikan itu ruang yang terbuka. Dari data kami, kami melihat teman-teman milenial yang belum memberikan pilihan pasti kepada paslon yang ada di dalam kontestasi pilkada," tandasnya.
Pihaknya menargetkan setidaknya ada 11 persen dari pemilih yang belum menentukan pilihannya itu bisa merapat ke paslon Heroe-Pena. Penjajakan pun telah dilakukan ke seluruh kantong pemilih yang ada hingga ke tingkat RW.
Termasuk dengan berbagai acara yang akan digelar paslon HePi. Mulai dari senam serentak di 45 kalurahan pada 17 November nanti hingga puncaknya pada kampanye akbar tanggal 23 November mendatang.
"Faktanya ada ruang yang belum menentukan pilihan itu di angka belasan persen yang kami ingin memastikan 11 persen itu kemenangan selisih antara pasangan Heroe-Pena dengan paslon yang lain," ucapnya.
"Kami ingin memastikan kemenangan 11 persen itu adalah dukungan dari gen z dan milenial muda yang sudah mulai respect terhadap politik," imbuhnya.
Berita Terkait
Terpopuler
- Honor X7d Resmi Meluncur di Indonesia, HP Tangguh 512GB, Baterai Awet 6500mAh, Harga Rp4 Jutaan
- 7 Parfum Tahan Lama di Indomaret, Wangi Mewah tapi Harga Ramah
- Anggota DPR Habiburokhman sampai Turun Tangan Komentari Kasus Erin Taulany vs eks ART
- 5 Cushion Anti Longsor 24 Jam, Makeup Tahan Lama Meski Cuaca Panas
- 8 Sepatu Skechers yang Diskon di MAPCLUB, Bisa Hemat hingga Rp700 Ribu
Pilihan
-
Eks Wamenaker Noel Ebenezer Dituntut 5 Tahun Penjara!
-
'Desa Nggak Pakai Dolar' Prabowo Dikritik: Realita Pahit di Dapur Rakyat Saat Rupiah Tembus Rp17.600
-
Babak Baru The Blues: Menanti Sihir Xabi Alonso di Tengah Badai Pasang Surut Karirnya
-
Maut di Perlintasan! Kereta Hantam Bus di Bangkok hingga Terbakar, 8 Orang Tewas
-
Setahun Menggantung, Begini Nasib PSEL di Kota Tangsel: Pilih Mandiri, Tolak Aglomerasi
Terkini
-
Jogja Darurat Pendidikan: 5.023 Anak Putus Sekolah, Nasib Guru Honorer di Ujung Tanduk
-
Rupiah Tembus Rp17.600, Aisyiyah: Pernyataan Prabowo 'Desa Tak Butuh Dolar' Cederai Rakyat
-
Polisi Sebut Kasus Tewasnya Pelajar di Kawasan Kridosono Bukan Klitih, Tapi Perselisihan Antar Geng?
-
Update Kasus Daycare Little Aresha, Polresta Jogja Siapkan Pelimpahan 13 Tersangka ke Kejaksaan
-
Dinilai Terlalu Berbelit, Trah Sri Sultan HB II Ajukan Uji Materi UU Nomor 20 Tahun 2009 ke MK