SuaraJogja.id - Pemkot Yogyakarta melalui Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Yogyakarta meresmikan Puskesmas Pakualaman yang berada di Jalan Purwanggan, Kalurahan Purwokinanti, Kemantren Pakualaman, Kota Jogja, Rabu (11/12/2024). Gedung yang dibangun sejak 3 Juni 2024 itu kini memiliki wajah baru.
Penjabat Wali Kota Yogyakarta, Sugeng Purwanto mengungkapkan bahwa dengan resminya Puskesmas Pakualaman ini, Pemkot Yogyakarta lebih siap menangani pasien yang merupakan warga sekitar dan wisatawan di sekitar Pakualaman.
"Tentu berdirinya puskesmas ini sebagai bentuk tanggungjawab Pemkot kepada warga untuk kesehatan. Tapi berhubung wilayah Pakualaman ini masuk di lingkaran lokasi wisata, pelayanan kesehatan menjadi utama juga untuk wisatawan," kata Sugeng di sela meresmikan gedung Puskesmas Pakualaman, Rabu.
Sugeng tak menampik bahwa pelayanan kesehatan menjadi penting di tengah pengembangan Jogja sebagai kota wisata dan pendidikan. Maka dari itu, pekan ketiga Desember 2024 ini gedung ini diharapkan sudah beroperasi.
Baca Juga: Polisi Amankan Lima Pelaku Penembakan Puskesmas Depok 1 Sleman, Ternyata Dipicu Sakit Hati
Sementara Kepala Dinkes Kota Yogyakarta, Emma Rahmi Aryani mengungkapkan pembangunan gedung baru Puskesmas Pakualaman diselesaikan dalam kurun waktu enam bulan mulai Juni dan selesai November kemarin. Total anggaran pembangunan gedung senilai Rp7,24 miliar.
Emma mengungkapkan Puskesmas Pakualaman adalah dua dari 18 puskesmas yang memberikan fasilitas rawat jalan lengkap. Operasi fasyankes ini rencananya diberlakukan pada waktu libur juga, meski begitu pihaknya akan mengatur setelah kredensial dari BPJS turun.
"Izin operasional sudah turun dan menunggu dari kredensial BPJS, pekan depan sudah siap menerima pasien," katanya.
Ia juga mengungkapkan dalam pelayanan fasyankes di puskesmas ini nantinya terbagi kelima klaster. Pertama klaster manajemen, klaster ibu dan anak, orang dewasa/lansia, penanggulangan penyakit menular serta pelayanan lintas klaster.
Baca Juga: Penembakan Terjadi di Puskesmas Depok 1, Ditemukan Sejumlah Peluru Gotri di TKP
Berita Terkait
-
AI Ubah Wajah Layanan Kesehatan: Lebih Cepat dan Pasien Lebih Terlayani?
-
Pasien Jantung Tipe Ini Dilarang Mudik Lebaran Naik Pesawat, Apa Alasannya?
-
Bisakah Pasien Jantung Mudik dengan Pesawat? Ini Penjelasan Dokter Spesialis
-
Strategi Cerdas Pasien Diabetes Menikmati Lebaran Tanpa Khawatir
-
Rayakan Ultah, Hyunjin Stray Kids Donasi 100 Juta KRW untuk Pasien Anak
Terpopuler
- Kode Redeem FF 2 April 2025: SG2 Gurun Pasir Menantimu, Jangan Sampai Kehabisan
- Ruben Onsu Pamer Lebaran Bareng Keluarga Baru usai Mualaf, Siapa Mereka?
- Aib Sepak Bola China: Pemerintah Intervensi hingga Korupsi, Timnas Indonesia Bisa Menang
- Rizky Ridho Pilih 4 Klub Liga Eropa, Mana yang Cocok?
- Suzuki Smash 2025, Legenda Bangkit, Desain Makin Apik
Pilihan
-
Misi Mathew Baker di Piala Asia U-17 2025: Demi Negara Ibu Tercinta
-
Dear Timnas Indonesia U-17! Awas Korsel Punya Dendam 23 Tahun
-
Piala Asia U-17: Timnas Indonesia U-17 Dilumat Korsel Tanpa Ampun
-
Media Korsel: Hai Timnas Indonesia U-17, Kami Pernah Bantai Kalian 9-0
-
Masjid Agung Sleman: Pusat Ibadah, Kajian, dan Kemakmuran Umat
Terkini
-
Harga Kebutuhan Pokok di Kota Yogyakarta Seusai Lebaran Terpantau Stabil
-
Tiga Wisatawan Terseret Ombak di Pantai Parangtritis, Satu Masih Hilang
-
Cerita UMKM Asal Bantul Dapat Pesanan dari Amerika di Tengah Naiknya Tarif Impor Amerika
-
Diserbu 110 Ribu Penumpang Selama Libur Lebaran, Tiket 50 Perjalanan KA YIA Ludes
-
Kilas DIY: Bocah Jabar Nekat Curi Motor di Bantul hingga Penemuan Mayat di Sungai Progo