Duduk di gerbong terdepan, Anna yang saat itu pulang kerja sekitar pukul 16.00 WIB tak menyangka akan menjadi korban saat KA Pramkeks yang ditumpanginya anjlok dan terguling di Km 155+ dekat Stasiun Kalasan, Yogyakarta.
Beruntung tidak ada korban jiwa dalam kecelakaan tersebut. Namun trauma masih kadang dirasakannya bila mengingat kejadian tersebut.
"Kaget tiba-tiba gerbong saya terguling saat saya di dalam. Rasanya seperti hidup saya tak selamat. Tapi untungnya masih diberi kesempatan hidup, saya dan penumpang di dalam hanya cidera dan tidak ada satupun yang meninggal dunia. Kalau ingat kejadian itu masih sering merinding," akunya.
Meski pernah menjadi korban, Anna mengaku tak kapok untuk tetap menggunakan transportasi publik untuk berangkat dan pulang kerja. Kondisi yang memaksa untuk berhemat dan fasilitas yang semakin baik dari KRL membuatnya semakin nyaman sebagai pelanggan.
Ada petugas yang terus sigap mendatangi penumpang yang membutuhkan bantuan. Termasuk membantu penumpang dengan keterbatasan fisik yang videonya banyak beredar di sosial media (sosmed).
"Ada pernah penumpang pingsan, petugas langsung membantu membawa ke petugas kesehatan. Kalau ada yang pakai kursi roda pun dibantu. Kalau ada video yang viral-viral itu memang benar ada," ungkapnya.
Tak muluk-muluk, Anna hanya berharap ada tambahan jadwal keberangkatan dan kepulangan KRL kedepannya. Bilamana tidak, saat ini jadwal KRL Jogja-Solo setiap pagi baru dimulai pada pukul 05.30 WIB.
Padahal banyak pengguna KRL, terutama para guru yang harus mengajar pukul 07.00 WIB. Otomatis mereka harus berangkat dari Stasiun Lempuyangan maupun Stasiun Yogyakarta sekitar pukul 05.00 WIB agar tidak terlambat.
Begitupula untuk jadwal keberangkatan Jogja-Solo yang diharapkannya ditambah. Sehingga saat para pekerja yang harus lembur hingga malam masih memiliki kesempatan untuk naik moda transportasi yang terjangkau saat ingin pulang ke Jogja.
Baca Juga: Korban Laka Tunggal di DAM Cangkring Bertambah, Ini Identitasnya
"Kalau ditambah jadwal keberangkatan,kami bisa menghemat ongkos untuk pulang," kata dia.
Kontributor : Putu Ayu Palupi
Berita Terkait
Terpopuler
- Kenapa Maudy Ayunda Disebut Tak Napak Tanah? Ini Kronologinya
- Menteri Keuangan Purbaya Diganti Hari Ini? Wakilnya Sudah ke Istana Pakai Jas
- 3 Rekomendasi Helm Half Face Rp200 Ribuan yang Paling Dicari Bikers, Nyaman Buat Harian
- Resmi! Menkeu Purbaya Dicopot, Diganti Suahasil Nazara
- Defisit APBN 'Cuma' 0,91 Persen, Purbaya Khawatir Kementerian-Lembaga Minta Anggaran Tambahan
Pilihan
-
Pejabat Kantor Pertanahan Terjaring OTT KPK di Jakarta dan Bogor
-
Dilantik Jadi Menkeu, Suahasil Akui Tak Berkomunikasi Dengan Purbaya
-
Purbaya Diganti, Nilai Tukar Rupiah Langsung Loyo ke Level Rp17.699
-
Resmi! Menkeu Purbaya Dicopot, Diganti Suahasil Nazara
-
Ada Pelantikan di Istana Sore Ini, Pratikno Ngaku Dapat Undangan Mendadak
Terkini
-
Kasus Asusila di Ponpes Sleman: Eks Pengurus Ditetapkan Tersangka, Keberadaannya Masih Misterius
-
Dari Pintu ke Pintu, Mantri BRI Dewi Natalia Bantu Pedagang Lampung Akses Pembiayaan
-
Anggaran Minim, BPBD DIY Geser Alokasi Atasi Bencana di Jogja
-
Indonesia Dikepung Lima Bencana, Jusuf Kalla Sebut Lingkungan Rusak oleh Kita Sendiri
-
5 Tahun Holding UMi, Sinergi BRI, Pegadaian, dan PNM Dorong UMKM Bertumbuh