SuaraJogja.id - kakek asal Playen, Gunungkidul, ditemukan meninggal dunia dalam kondisi tertelungkup di pematang ladang, Minggu (16/2/2025) siang. Kejadian tersebut terjadi di lahan sawah Dusun Sawahan I, RT 28/05, Kalurahan Bleberan, Kapanewon Playen.
Kapolsek Playen, AKP Sigit Tedja Permana, membenarkan kejadian tersebut dan menyatakan bahwa korban diketahui bernama Sumarjono (69), warga Dusun Dengok V, Kalurahan Bleberan. Menurut informasi yang dihimpun, sekitar pukul 10.45 WIB korban meninggalkan rumah untuk mencari rumput pakan ternak.
"Sekitar pukul 13.00 WIB, seorang warga bernama Sudadi (56), mendapat laporan dari warga bahwa ada seseorang tergeletak di pematang ladang," ujar dia.
Saat tiba di lokasi, Sudadi menemukan korban dalam kondisi tertelungkup mengenakan kaos merah, celana hitam, serta topi caping. Tubuh korban sudah kaku, dengan tangan dan kaki tampak kering menghitam serta luka lecet di tangan kanan.
Sudadi kemudian menghubungi keluarga korban melalui Sri, istri dari saksi kedua, Riyanto (55). Pihak keluarga meminta agar korban langsung dibawa pulang menggunakan ambulans Kalurahan Dengok.
Polsek Playen yang menerima laporan segera mendatangi tempat kejadian perkara (TKP) serta melakukan olah TKP dan mencatat keterangan saksi-saksi. Tim medis dari Puskesmas Playen II melakukan pemeriksaan dan menyimpulkan bahwa korban meninggal lebih dari dua jam sebelum ditemukan.
"Tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan pada tubuh korban, dan dugaan sementara korban meninggal akibat serangan jantung mendadak," tambahnya.
Diketahui bahwa korban memiliki riwayat penyakit jantung yang telah dideritanya selama lima tahun terakhir dan menjalani pengobatan rutin. Pada saat kejadian, korban tengah mencari rumput seorang diri di bawah terik matahari.
Pemakaman Korban Jenazah korban telah disucikan dan rencananya langsung dimakamkan pada Minggu (16/2/2025) setelah menunggu kedatangan keluarga dari luar kota, yakni Madiun.
Baca Juga: Dirut Perusahaan Tambang Tersangka Baru Korupsi Urug Tol di Gunungkidul
Kontributor : Julianto
Berita Terkait
-
Buntut Efisiensi APBD, Tugu Adipura dan Revitalisasi Alun-alun Gunungkidul Batal, Anggaran Dipangkas
-
Warga Gunungkidul Kesulitan Dapat Gas Elpiji 3 Kg, Pasokan Terhambat Cuaca dan Distribusi
-
Gegara Menambang untuk Urug Tol di Serut Gedangsari, Dua Orang Jadi Tahanan Rumah
-
Keluarga Korban Tragedi SMPN 7 Mojokerto di Pantai Drini Ajukan Gugatan Perdata
Terpopuler
- Panitia Batalkan Undang Raffi Ahmad di GSI Youth Fest Hero Summit
- Sejumlah Jenderal Polri Dikabarkan Diamankan, Satu 'Bintang Empat' Sudah Dilepas
- Prestasi Kinclong Netty Rosdiana Siagian: Mundur dari Polri, Tak Sejalan dengan Hati Nurani
- Kenapa Raffi Ahmad Diboikot? Ini Kronologi Acara Sumpah Pemuda sampai Rans Carnival Sepi
- Margarito Kamis Jelaskan Isi Putusan MA, RI Tak Lagi Punya Wakil Presiden yang Sah?
Pilihan
-
Jenderal Listyo Sigit Prabowo Ditetapkan Tersangka Penyadapan Presiden Prabowo
-
Tak Perlu Bongkar Kitab, Muhammadiyah Bikin AI Khusus ChatHPT untuk Jawab Persoalan Agama
-
Sejumlah Jenderal Polri Dikabarkan Diamankan, Satu 'Bintang Empat' Sudah Dilepas
-
Gempa M 5,5 Guncang Laut Barat Laut Tanimbar, Getaran Terasa hingga Saumlaki
-
Resmi, MA Putuskan Suket Penyetaraan Ijazah Gibran Tidak Sah
Terkini
-
Viral Titik Nol Km Jogja Dipasang Kawat Duri, Pemda DIY Merasa Tak Dikabari Polisi
-
IAGI Soroti Tantangan Eksploitasi Kekayaan Geologi: Jangan Korbankan Lingkungan!
-
Tak Perlu Bongkar Kitab, Muhammadiyah Bikin AI Khusus ChatHPT untuk Jawab Persoalan Agama
-
Copot Kapolres Sukoharjo Tak Cukup, Penggeledahan Ponpes Disebut JPW Efek Mutasi Awur-awuran
-
Generasi Muda Mulai Apatis terhadap Tuhan, Muhammadiyah Jawab Fenomena Agnostisisme dengan ChatHPT