SuaraJogja.id - Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga (Disdikpora) DIY meminta sekolah-sekolah tidak menggelar wisuda bagi siswanya yang lulus.
Disdikpora bahkan sudah mengeluarkan Surat Edaran (SE) maupun sosialisasi langsung kepada para kepala sekolah.
"Kami sudah sosialisasi, tidak ada wisuda," papar Kadisdikpora DIY, Suhirman saat dikonfirmasi, Minggu (11/5/2025).
Kebijakan ini ditetapkan, menurut Suhirman agar tidak membebani finansial para orang tua. Sebab selama ini nominal biaya penyelenggaraan wisuda siswa seringkali tidak sedikit.
Apalagi banyak wisuda digelar di gedung atau hotel. Belum lagi ditambah biaya konsumsi, foto, busana dan lain sebagainya.
Alih-alih wisuda, Suhirman memperbolehkan sekolah menggelar acara pelepasan dengan konsep yang sederhana dan bermakna.
Namun penyelenggaraan acara tersebut juga harus mendapat persetujuan dari orang tua dan siswa.
"Juga tidak memberatkan secara biaya," ujarnya.
Sementara itu sejumlah sekolah di DIY pun akhirnya memutuskan tidak menggelar wisuda dan menggantinya dengan kegiatan laim.
Baca Juga: Parangtritis Tak Mau Jadi 'Bali' Kedua: Wisata Malam Bakal Lebih Lokal
Sebut saja SMA Negeri 3 Yogyakarta yang mendukung kebijakan penghapusan wisuda Disdikpora DIY.
Sekolah itu mengganti kegiatan wisuda dengan seremoni penyerahan kembali siswa kepada orang tua.
Penyerahan kembali siswa dilangsungkan di sekolah, bukan di hotel atau gedung mewah.
"Siswa dan orangtua merasa lebih dapat rasa yang mendalam ketika diadakan di sekolah, akan menjadi kenang-kenangan yang melekat," papar Kepala SMAN 3 Yogyakarta, Suhirno.
Dalam acara itu, pihak sekolah menyerahkan ijazah, makan bersama, dan sesi foto. Panitia acara dibentuk paguyuban orang tua siswa alih-alih pihak sekolah.
Awalnya, lanjut Suhirno pihak sekolah sempat menawarkan opsi untuk tidak mengadakan acara pelepasan.
Berita Terkait
Terpopuler
- Kecil tapi Lega: Hatchback Bermesin Avanza Kini Cuma 50 Jutaan, Makin Layak Dilirik?
- Promo JCO Mei 2026, Paket Hemat Donat dan Kopi yang Sayang Dilewatkan
- 5 Rekomendasi Bedak Wardah Colorfit yang Warnanya Auto Menyatu di Kulit
- 4 Rekomendasi Parfum Lokal Wangi Tidak Lebay dan Tahan Lama untuk Perempuan
- 6 Rekomendasi Sepatu Lokal Rp 200 Ribuan, Kualitas Bintang Lima
Pilihan
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
-
Kala Harga Kebutuhan Meroket, Menulis Jadi Andalan Saya untuk Nambal Dompet
-
Hakim Gemas Anggota BAIS Siram Air Keras ke Andrie Yunus: Amatir Banget, Malu-maluin!
-
10 WNI Diamankan di Arab Saudi Terkait Haji Ilegal, Kemenhaj Pastikan Tak Akan Intervensi
Terkini
-
Teror May Day di Jogja: Mahasiswa Dikeroyok Preman Diduga Ormas, HP Dirampas Saat Rekam Aksi Brutal
-
Kawal Kasus Little Aresha, Orang Tua Korban Dorong Penambahan Pasal Berlapis dan Hak Restitusi
-
Siklus Megathrust Pulau Jawa Tinggal 30 Tahun, Pakar Kegempaan Ingatkan Kesiapsiagaan DIY
-
Niat Keluar Cari Sasaran, Komplotan Remaja Bacok Pemuda di Jalan Godean Sleman
-
Efisiensi Anggaran Bikin Pekerja Seni di Jogja Kelimpungan, Berburu Hibah demi Bertahan Hidup