"LKM di DIY sejauh ini relatif aman. Kami kawal terus agar tetap terkendali dan terhindar dari penyimpangan. Pertumbuhan juga masih positif dan NPL (Non Performing Loan)-nya masih dalam koridor yang wajar," jelasnya.
Eko menambahkan, dari sisi perlindungan konsumen, data OJK mencatat 1.877 pengaduan sepanjang semester I 2025 secara nasional. Namun hanya 5 di antaranya yang berasal dari DIY, dan itu pun terkait layanan pegadaian, bukan kasus fraud.
Secara nasional, pengaduan terbanyak datang dari sektor fintech sebanyak 566 aduan, diikuti oleh perbankan 447 aduan, pembiayaan 290 aduan serta pinjaman online ilegal 166 aduan. Sisanya berasal dari sektor lain.
"Pengaduan yang kami terima di DIY biasanya soal bunga gadai dan proses lelang barang. Jumlahnya kecil dibanding pengaduan dari sektor lain seperti fintech dan perbankan," ungkapnya.
Menurut OJK, banyaknya aduan di sektor fintech menunjukkan bahwa masyarakat belum sepenuhnya memahami risiko dan skema layanan digital. Penawaran melalui media sosial, bunga tinggi.
"Metode penagihan agresif menjadi penyebab utama pengaduan," imbuhnya.
Kontributor : Putu Ayu Palupi
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- Pentagon Gelar Karpet Merah, Sjafrie Sjamsoeddin Dituding Bawa Agenda Akses Bebas di Langit RI
- 7 HP Murah di Bawah Rp1 Juta Paling Layak Beli di 2026, Performa Oke Buat Harian
- AS Blokade Semua Pelabuhan Iran Senin Hari Ini, Harga BBM Langsung Naik
- 67 Kode Redeem FF Max Terbaru 13 April 2026: Sikat Item Undersea, Evo Draco, dan AK47
- 5 Rekomendasi Parfum Lokal yang Wanginya Segar seperti Malaikat Subuh
Pilihan
-
Solidaritas Tanpa Batas: Donasi WNI untuk Rakyat Iran Tembus Rp9 Miliar
-
CFD Ampera Bikin Macet, Akademisi: Ada yang Salah dari Cara Kota Diatur
-
Polisi: Begal Petugas Damkar Tertangkap Saat Pesta Narkoba Didampingi Wanita di Pluit
-
Warga Sambeng Borobudur Terancam Kehilangan Mata Air, Sendang Ngudal Dikepung Tambang
-
Rivera Park Tebo Terancam Lagi, Tambang Ilegal Kembali Beroperasi Saat Wisatawan Membludak
Terkini
-
ASN Jogja Jangan Coba-coba Keluyuran Saat WFH, Absen Kini Dipelototi Pakai GPS!
-
Awas! Balita Paling Rentan, Dinkes Kota Jogja Catat 110 Kasus Pneumonia Awal 2026
-
Jangan Lewatkan! Dividen BBRI Rp52,1 Triliun Segera Dibagikan ke Pemegang Saham
-
Hujan Deras dan Jalan Licin, Mahasiswa di Sleman Alami Kecelakaan Tunggal hingga Masuk Jurang
-
Segini Biaya Kuliah Teknik UGM 2026, Bisa Tembus Rp30 Juta Lebih! Ini 7 Faktanya