- Polsek Gamping menangkap dua pelaku pencurian motor beraksi di Balecatur pada Rabu (29/10/2025), sementara dua pelaku lain masih dalam pengejaran.
- Kasus ini terungkap setelah korban melihat motor Honda Scoopy miliknya yang hilang digunakan pelaku di wilayah Kasihan, Bantul.
- Komplotan ini terbukti melakukan tiga curanmor dengan modus mencari motor parkir tidak terkunci stang dan menjualnya ke Jakarta.
SuaraJogja.id - Polsek Gamping mengungkap kasus pencurian sepeda motor di Balecatur, Gamping, Sleman. Dua pelaku berhasil ditangkap dan dua lainnya masih dalam pengejaran.
Kasus ini terbongkar setelah korban melihat motornya sempat digunakan oleh pelaku di wilayah Bantul.
Kapolsek Gamping AKP Bowo Susilo mengungkap bahwa peristiwa curanmor ini terjadi pada Rabu (29/10/2025) sekitar pukul 21.00 WIB lalu.
Korban WPH (28) memarkir sepeda motor Honda Scoopy miliknya di tempat kerja. Saat temannya hendak memindahkan motor karena hujan gerimis, kendaraan tersebut sudah tidak ada di lokasi.
"Kemudian korban mengecek dan benar sepeda motor sudah tidak ada. Dilanjutkan mencari di seputaran TKP dan juga menanyakan pada tetangga kanan kiri namun tidak ada yang tahu," kata Bowo kepada wartawan, Selasa (18/11/2025).
Beberapa hari kemudian, korban tak disangka melihat motornya yang dicuri itu dibawa dua orang pelaku di wilayah Kasihan, Bantul.
"Korban melihat sepeda motor yang hilang itu dibawa dua orang tersangka," ucapnya.
Informasi tersebut lantas disampaikan ke Polsek Gamping untuk dilakukan penyelidikan segera. Petugas menelusuri rekaman CCTV dan akhirnya berhasil mengamankan dua pelaku yakni RKA (21), mahasiswa asal Kebumen, dan FAR (16), pelaku anak yang kini dititipkan di Balai Perlindungan dan Rehabilitasi Sosial Remaja (BPRSR) Sleman.
Keduanya ditangkap pada Jumat (31/10/2025) di Kadipiro, Ngestiharjo. Para pelaku pun telah mengakui perbuatannya.
Baca Juga: Numpang Tidur Berujung Penjara: Pria Ini Gasak Hp Teman Kos di Sleman
Berdasarkan pemeriksaan, kedua pelaku ini tidak beraksi sendiri. Ada dua pelaku lain, yakni pasangan suami-istri berinisial DOP (20) dan NF (20), saat ini masih dalam pencarian.
Polisi mengungkap bahwa komplotan ini telah melakukan tiga pencurian sepeda motor di Parangtritis Bantul, Balecatur Gamping, dan Gondokusuman, Kota Yogyakarta.
"Tersangka empat orang ini telah melakukan tiga pencurian di tempat berbeda," jelasnya.
Diungkap Bowo, bahwa modus para pelaku cukup sederhana dan tidak menggunakan alat khusus saat beraksi. Pelaku mencari sepeda motor yang terparkir tanpa dikunci stang.
FAR bertugas mencari sasaran motor dan RKA akan membantu mendorong motor itu untuk dibawa ke tempat kos sebelum dijual ke Jakarta kepada dua pelaku lain yang masih DPO.
Namun memang salah satu motor itu sempat digunakan kembali untuk mencari sasaran baru.
Berita Terkait
Terpopuler
- Kinerja Tim Komunikasi Buruk, Prabowo Diingatkan Segera Reshuffle Seskab Teddy hingga Kapolri
- Desil Mendadak Melonjak, Warga Jogja Terancam Kehilangan Bansos
- Lawan Pernyataan Eki Pitung, Pemuda Kaum Betawi Percaya dengan Warga Pati yang Demo 27 Agustus
- 3 Rice Cooker untuk Nasi Tahan 2 Hari dan Tidak Lengket Sesuai Klaim
- Anggaran Bencana Tak Ditemukan, Istana Malah Beli Merpati Rp305 Juta untuk Perayaan HUT ke-81 RI
Pilihan
-
KPK Tangkap Rektor Unsoed Akhmad Sodiq Terkait Dugaan Suap Penerimaan Mahasiswa Baru
-
Geger Sekaten Solo: Keributan Pecah, Adu Dorong hingga Ada yang Dipukul di Bangsal Pagongan
-
Terputus Komunikasi Pasca Gempa, Mahasiswa NTT di Jogja Bergantung Bantuan Warga untuk Bertahan
-
Polwan Ditarik Mundur, Aksi BEM UI di Menara UOB Berujung Saling Dorong dengan Aparat
-
Gaji Manajer Kopdes Merah Putih Rp7,8 Juta per Bulan Viral, Benarkah Batal Rp16 Juta?
Terkini
-
Hampir 1.000 Orang Ramaikan Fun Run, Dorong Wisata dan UMKM Sleman
-
Film Animasi Indonesia Ajisaka Menuju Pasar Global, Sony Pictures hingga Netflix Mulai Melirik
-
Pakar UMY Ingatkan Risiko Salah Sasaran Bansos Jika Desil DTSEN Jadi Patokan Mutlak
-
100 Ahli Ortopedi dari 15 Negara Bahas Masa Depan Penanganan Sendi di Yogyakarta
-
GEMPAR Sambangi Pasar Godean, Seni Tradisional Warok Siap Hebohkan Warga