Budi Arista Romadhoni
Sabtu, 29 November 2025 | 11:11 WIB
Ilustrasi Ayam Goreng Legendaris di Jogja. [ Instagram @ayamgorengbutini_ & @mbahcemplungsembungan ]
Baca 10 detik
  • Lima tempat ayam goreng legendaris di Yogyakarta, seperti Bu Tini (sejak 1967) dan Mbok Brek (sejak 1830), menawarkan variasi rasa khas.
  • Tempat-tempat tersebut menyajikan ayam goreng dengan teknik berbeda, mulai dari baceman manis gurih hingga ayam kremes renyah dengan bumbu meresap.
  • Kuliner ayam goreng ini menjadi bagian penting pengalaman wisata Jogja, menawarkan sejarah panjang dan cita rasa otentik pada harga bervariasi.

SuaraJogja.id - Akhir pekan selalu jadi waktu terbaik untuk kabur sebentar dari kesibukan. Kalau kamu sedang merencanakan weekend getaway ke Jogja, mungkin kamu sudah punya daftar destinasi seperti Malioboro, Kaliurang, atau Taman Sari.

Tapi ada satu misi penting yang tidak boleh terlewat saat liburan singkat ke Jogja, yaitu berburu kuliner legendaris yang sudah bertahan puluhan tahun.

Jogja dikenal dengan gudegnya, tetapi banyak yang belum tahu bahwa kota ini juga punya deretan warung ayam goreng kampung yang rasanya benar benar bikin ketagihan. Mulai dari ayam bacem manis gurih sampai ayam kremes renyah, semuanya punya cerita dan sejarah panjang.

Kalau kamu sedang bingung mau makan apa di libur akhir pekan nanti, catat lima rekomendasi tempat ayam goreng legendaris berikut.

1. Ayam Goreng Bu Tini Sleman

Weekend ke Jogja sering terasa terlalu cepat, jadi mumpung masih hari pertama, mulai perjalanan kuliner kamu dari Sleman.

Di sana ada Ayam Goreng Butini, warung makan legendaris yang berdiri sejak tahun 1967 dan sampai sekarang selalu ramai setiap akhir pekan. Tempat ini jadi favorit wisatawan karena rasanya yang khas dan resep turun temurun.

Rahasia rasa yang tidak berubah ada pada proses baceman. Ayam kampung direndam lama dalam bumbu Jawa yang manis dan gurih sebelum digoreng hingga kulitnya kecokelatan dan renyah. Dagingnya lembut dan juicy, bumbunya terasa sampai ke tulang.

Selain ayam goreng, banyak pelengkap seperti tahu, tempe, ati ampela, oseng kangkung segar, sambal bawang, dan sambal terasi yang pedas khas. Harga mulai dari 30 ribu rupiah per potong, cocok untuk makan siang setelah tiba di Jogja.

Baca Juga: Pengemudi Brio Ngamuk di Sleman: Tiga Motor Diseruduk, Pikap Ikut Jadi Korban

2. Ayam Goreng Tojoyo 3 Gejayan

Kalau setelah check in hotel kamu ingin melanjutkan wisata kuliner malam, Tojoyo 3 di kawasan Gejayan bisa jadi pilihan tepat. Warung ini sudah ada sejak 1983 dan terkenal dengan menu ayam goreng kampung yang sederhana tetapi benar benar penuh cita rasa.

Kulitnya renyah kering, tetapi dagingnya tetap empuk dan lembut. Bumbu meresap sampai ke lapisan terdalam daging, membuat setiap gigitan penuh rasa gurih yang memuaskan.

Banyak tokoh publik juga sering mampir ke sini saat berada di Jogja, termasuk Axton Salim yang dikenal sebagai pecinta kuliner tradisional.

Harga mulai dari 25 ribu rupiah per potong dengan pilihan paha atau dada. Pilihan lauk tambahan seperti babat, paru, dan usus juga bisa jadi pendamping yang pas. Cocok banget buat makan malam hangat sebelum menikmati suasana Gejayan dan Kopi Jos.

3. Ayam Goreng Mbok Brek

Load More