- Sidang dugaan korupsi dana hibah Sleman mengharuskan konfrontasi antara eks Bupati Sri Purnomo dan saksi Harda Kiswaya.
- Hakim meminta Jaksa mengatur pertemuan untuk mengonfrontasi keterangan berbeda mengenai Surat Edaran dan pencairan dana.
- Terdakwa membantah perintah percepatan pencairan dana hibah, sementara saksi tetap kukuh pada kesaksiannya di persidangan.
Ketegangan sempat memuncak ketika Sri Purnomo mengungkit momen pelantikan Harda sebagai Sekda. Terdakwa Sri Purnomo mengklaim bahwa saksi pernah berjanji akan bertanggung jawab penuh atas setiap produk hukum yang diparafnya.
"Ketika saudara saksi dulu baru saja dilantik, masih ingat tidak? Ketika menghadap pada saya, 'Pak, ini saya sudah jadi Sekda, nanti semua produk hukum yang sudah ada paraf dari saya, saya tanggung jawab semuanya aman'. Masih ingat atau tidak?" ujar Sri Purnomo.
"Ini pernyataan ini antara saya dengan saksi, nanti yang siapa yang merasa ini tidak mengatakan, siapa yang mengatakan, kita siap untuk menanggung risikonya bapak/ibu hakim," sambungnya.
Terdakwa menantang Harda untuk mengakui janji tersebut. Namun Harda dengan singkat menjawab "tidak" di hadapan Majelis Hakim terkait janji itu.
Saksi Ungkit Momen di 'Smart Room'
Merespons bantahan Terdakwa, saksi Harda tetap kukuh pada keterangannya. Ia menceritakan momen spesifik di Smart Room saat penghitungan suara Pilkada.
Menurut Harda, saat itu Terdakwa Sri Purnomo membenarkan langkahnya untuk tidak mencairkan dana sebelum pencoblosan dengan kalimat yang menyiratkan pengakuan.
"Supaya Bapak ingat, pada saat hari pencoblosan saya dan teman-teman di Smart room ngetukke (mengikuti) perolehan suara, begitu bu kustini ini menang, bapak ke lokasi, 'bener kowe mas', kalimatnya seperti itu. Jadi tadinya Bapak mengiyakan 'bener kowe mas' itu merasa gitu," ungkap Harda.
Menutup persidangan, Hakim menegaskan bahwa karena kedua belah pihak bersikukuh pada versinya masing-masing, maka jalan satu-satunya adalah konfrontasi langsung dengan menghadirkan seluruh saksi terkait.
Baca Juga: Isi Chat WA Dibongkar di Sidang Korupsi Dana Hibah Sleman! Raudi Akmal Ajak Ketemu Sosok Ini
"Nanti konfrontir kalau datang semua ya, kalau ini juga capek kita mau menggali mau mencari juga ya. Hadir dulu orang-orang tersebut, nah ketika udah dipertemukan nanti kita akan lihat ya yang mana yang benar," tutup majelis hakim.
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- Malaysia Tegur Keras Menkeu Purbaya: Selat Malaka Bukan Hanya Milik Indonesia!
- Lipstik Merek Apa yang Tahan Lama? 5 Produk Lokal Ini Anti Luntur Seharian
- 5 Pilihan Jam Tangan Casio Anti Air Mulai Rp100 Ribuan, Stylish dan Awet
- Warga 'Serbu' Lokasi Pembangunan Stadion Sudiang Makassar, Ancam Blokir Akses Pekerja
- 5 HP Infinix Rp3 Jutaan Spek Dewa untuk Gaming Lancar
Pilihan
-
Kopral Rico Pramudia Gugur, Menambah Daftar Prajurit TNI Korban Serangan Israel di Lebanon
-
Ingkar Janji Taubat 2021, Syekh Ahmad Al Misry Resmi Tersangka Kasus Pelecehan Santri
-
Sebagai Ayah, Saya Takut Biaya Siluman Terus Menghantui Pendidikan Anak di Masa Depan
-
Rugikan Negara Rp285 T, Eks Dirut Pertamina Patra Niaga Alfian Nasution Dituntut 14 Tahun Bui
-
Terungkap Jalur Gelap 10 Ton Pupuk Subsidi di Sumsel, Dijual ke Pihak Tak Berhak
Terkini
-
Ekuitas BRI Mencapai Rp330,9 Triliun di Tengah Pembagian Dividen
-
Peringatan 20 Tahun Gempa Jogja: Menyiapkan Generasi Muda Menghadapi Ancaman Bencana Alam
-
Diseret ke Isu Lain, Kuasa Hukum Sri Purnomo: Tanpa Bukti di Sidang, Itu Bukan Fakta Hukum
-
Polresta Sleman Selidiki Teror Order Fiktif Ambulans dan Damkar, Nomor Pelaku Terdeteksi di Sumut
-
Ada Bahasa Isyarat di Balik Harumnya Tembakau, Kisah Perjuangan Difabel Menembus Dinding Stigma