- Paguyuban Warga Kabupaten Bantul (Warkaban) menyelenggarakan silaturahmi nasional di Bekasi untuk melakukan serah terima jabatan pengurus organisasi.
- Sigit Mustofa Nurudin resmi menjabat sebagai Ketua Umum Warkaban periode 2026–2029 menggantikan ketua sebelumnya, Didik Akhmadi.
- Organisasi diaspora ini bertujuan mempererat persaudaraan warga Bantul di perantauan serta berkontribusi nyata dalam pembangunan masyarakat Indonesia.
SuaraJogja.id - Paguyuban Warga Kabupaten Bantul (Warkaban) akhir pekan lalu menggelar silaturahmi nasional di Jakarta. Agenda utama serah terima pengurus lama ke pengurus baru.
Sigit Mustofa Nurudin Dirjen Pembangunan dan pengembangan Kawasan Transmigrasi, kementerian Transmigrasi, dipercaya memimpin organisasi diaspora warga Bantul tersebut untuk periode 2026–2029, menggantikan Didik Akhmadi.
Pergantian kepengurusan yang digelar di Hotel Grand Travello Kota Bintang, Bekasi, akhir pekan lalu. Acara tersebut dihadiri pengurus dan anggota secara langsung maupun daring dari berbagai daerah, baik Jakarta, Bandung, Yogyakarta, Kalimantan Barat, Kalimantan Selatan, Lampung hingga Kalimantan Timur.
Partisipasi anggota dari berbagai penjuru Indonesia menjadi gambaran bahwa Warkaban terus berkembang sebagai rumah bersama bagi masyarakat Bantul di perantauan. Jarak geografis bukan lagi menjadi penghalang untuk menjaga komunikasi, memperkuat jejaring, dan membangun kolaborasi antarsesama warga Bantul.
Ketua Warkaban periode 2023–2026, Didik Akhmadi, menyampaikan harapan agar kepengurusan baru mampu menjaga kesinambungan organisasi dengan tetap mengembangkan berbagai program yang telah berjalan.
"Pengurus baru diharapkan dapat meneruskan program-program yang telah ada, mengambil hal-hal yang baik, serta memperbaiki hal-hal yang masih kurang sehingga Warkaban semakin berkembang dan bermanfaat bagi anggotanya," ujar Didik dalam keterangan tertulis pada Selasa (7/7/2026).
Menurutnya, tantangan organisasi masyarakat saat ini bukan hanya menjaga eksistensi, tetapi juga memastikan organisasi tetap relevan dengan kebutuhan anggotanya di tengah perubahan sosial yang berlangsung sangat cepat.
Acara tersebut juga dihadiri Kepala Badan Penghubung Daerah DIY, Nugrohoningsih, selaku pembina Warkaban. Kehadiran pemerintah daerah dalam paguyuban warga perantauan dipandang sebagai mitra strategis dalam memperkuat hubungan antara masyarakat Bantul di luar daerah dengan Pemerintah Daerah Istimewa Yogyakarta.
Di bawah kepemimpinan Sigit Mustofa, Warkaban diharapkan mampu memperluas perannya, tidak hanya sebagai wadah silaturahmi, tetapi juga menjadi organisasi yang memberikan kontribusi nyata bagi masyarakat.
Baca Juga: Ibadah GMS di Bantul Dibubarkan Ormas, Polisi Turun Tangan, Begini Hasil Mediasinya
Harapan tersebut disampaikan para penasihat Warkaban, yakni Roeshadi, Noor Syamsu Hidayat dan sejumlah penasihat lainnya.
Mereka menilai, sebagai salah satu paguyuban warga asal DIY yang telah diakui secara resmi oleh Pemerintah Daerah DIY, Warkaban memiliki modal sosial yang besar untuk ikut berkontribusi dalam pembangunan masyarakat.
Menurut para penasihat, nilai utama yang selama ini dipegang Warkaban, yakni "Guyup Rukun Migunani", harus diwujudkan melalui berbagai program yang memberikan manfaat nyata, baik bagi anggota maupun masyarakat luas.
Soliditas internal dinilai menjadi fondasi utama sebelum organisasi memperluas kiprahnya melalui kegiatan sosial, pemberdayaan ekonomi, pendidikan, maupun kolaborasi dengan berbagai pemangku kepentingan.
Dengan estafet kepemimpinan ini, Warkaban diharapkan semakin mampu menjawab tantangan zaman. Tidak hanya menjadi tempat melepas rindu kampung halaman bagi warga Bantul yang merantau, tetapi juga tumbuh sebagai organisasi diaspora yang inklusif, adaptif, serta berkontribusi dalam pembangunan sosial di berbagai daerah di Indonesia.
Paguyuban Warga Kabupaten Bantul (Warkaban) merupakan organisasi yang menghimpun warga asal Kabupaten Bantul yang tinggal di berbagai daerah di Indonesia.
Berita Terkait
Terpopuler
- Apa yang Terjadi Jika Gunung Anak Krakatau Meletus?
- 5 Serum untuk Mengecilkan Pori-pori, Bikin Kulit Mulus Sesuai Review Pembeli
- 5 Sepatu Lari Reebok yang Diskon di Sports Station, Harga Mulai Rp300 Ribuan
- 8 Pilihan Parfum di Alfamart yang Semakin Berkeringat Semakin Wangi
- 25 Kode Redeem FF Aktif 5 Juli 2026: Kesempatan Dapat Bundle BR Elite dan Item Premium
Pilihan
-
Roy Suryo Menang Praperadilan! Hakim Nyatakan Penangkapan dan Penahanan Tidak Sah
-
Dokumen Kunker Menteri PU ke New York Bocor, Ajak Istri dan Anak Jelang Final Piala Dunia?
-
PHK 1.250 Karyawan Tokopedia Berujung Aksi Buruh ke Kantor TikTok
-
Mengapa Kursi Komisaris Layak Untuk Sang Loyalis?
-
Cristiano Ronaldo Umumkan Perpisahan! Piala Dunia 2026 Jadi Panggung Terakhir
Terkini
-
Perpres Cap LGBTQ Ancaman Nonmiliter, Dinsos DIY Belum Lakukan Penindakan, Fokus Perkuat Keluarga
-
Trah Sri Sultan HB II Ajukan Uji Materi Baru UU Gelar Pahlawan Nasional ke MK, Soroti Poin Ini
-
Sigit Mustofa Nahkodai Warkaban 2026-2029, Perkuat Solidaritas Diaspora Bantul di Seluruh Indonesia
-
Aktivitas Gunung Merapi Level III, Sri Sultan Minta Wisatawan Jangan Nekat Naik ke Puncak
-
Wacana Taruna Akmil Disiplinkan Siswa Sekolah Rakyat, Dinsos DIY Sebut TNI-Polri Sudah Cukup