Gara-gara Hanung, Sri Sultan Duduk Tiga Jam Saksikan Bumi Manusia

RR Ukirsari Manggalani
Gara-gara Hanung, Sri Sultan Duduk Tiga Jam Saksikan Bumi Manusia
Screening Bumi Manusia di XXI Yogyakarta, dihadiri oleh Sri Sultan Hamengkubuwono X [Suara.com/Putu Ayu Palupi].

Menikmati film Bumi Manusia, Sri Sultan sebutkan film dibuat secara cermat dan menariknya Yogykarta sebagai lokasi.

Suara.com - Sutradara Hanung Bramantyo meluncurkan film terbarunya "Bumi Manusia" di XXI Yogyakarta, Selasa (13/8/2019) malam. Yang istimewa, film hasil adaptasi novel karya Pramoedya Ananta Toer bersetting zaman penjajahan Belanda ini dihadiri Raja Keraton Yogyakarta, Sri Sultan HB X dan GKR Hemas serta puteri ketiga mereka, GKR Maduretno.

Bersama sejumlah pemain seperti Ine Febriyanti, Mawar Eka de Jongh dan Donny Damara, Sri Sultan menonton film yang berdurasi lebih dari tiga jam ini mulai pukul 20.00 WIB. Didampingi Hanung Bramantyo dan sang istri, Zaskia Adya Mecca, Gubernur DIY itu tampak menikmati film yang diputar di kursi barisan tengah.

Sri Sultan usai menonton mengungkapkan film karya sineas muda Indonesia itu dibuat secara cermat. Dengan lokasi syuting 80 persen di Yogyakarta, film ini sangat menarik untuk warga setempat.

"Film ini adalah produk seni yang diperlukan orang-orang untuk punya value. Cerita tentang warna kulit, yang menjajah dan dijajah mewarnai film ini," papar Sri Sultan.

Sementara Hanung Bramantyo menjelaskan, film itu dimainkan lebih dari 1.000 pemain lokal Yogyakarta, selain lokasi syutingnya juga banyak dilakukan di kota ini. Hal ini menandakan kota pariwisata ini memiliki potensi yang luar biasa dalam perkembangan dunia perfilman Indonesia.

"Kalau Amerika punya Los Angeles sebagai kota perfilman, maka bisa saja kita punya Yogyakarta," tandasnya.

Film ini mengisahkan tentang Minke yang dimainkan Iqbaal Ramadhan, salah satu pribumi yang berhasil masuk ke Hoogere Burgershool (HBS). Dengan bumbu percintaan antara Minke dengan gadis blasteran Belanda, Annelis Mallema, putri dari Nyai Ontosoroh, film ini menceritakan tentang perjuangan kaum pribumi melawan tirani penjajah.

Kontributor : Putu Ayu Palupi

Komentar

Suara.Com

Dapatkan informasi terkini dan terbaru yang dikirimkan langsung ke Inbox anda

QUOTES OF THE DAY

INFOGRAFIS