Indeks Terpopuler News Lifestyle

Sosok Jenius, Dosen UGM Tewas Gantung Diri Diduga karena Derita Sakit Saraf

Agung Sandy Lesmana Jum'at, 16 Agustus 2019 | 14:37 WIB

Sosok Jenius, Dosen UGM Tewas Gantung Diri Diduga karena Derita Sakit Saraf
Dosen Teknik Elektro UGM, Budi Setiyanto ditemukan gantung diri. (Suara.com/Putu)

Di kalangan mahasiswa, ia (Budi Setiyanto) dikenal sebagai ahli ilmu dasar, seperti kalkulus, medan listrik magnet dan pengolahan isyarat, kata Lukito.

SuaraJogja.id - Budi Setiyanto, dosen Universitas Gadjah Mada (UGM) yang tewas gantung diri di kediamannya ternyata sempat mengalami gangguan saraf dan keseimbangan hormonal. Dari penyakit itu diduga menjadi pemicu emosi Budi tidak stabil. 

Rekan almarhum, Eka Firmansyah mengatakan, dosen Departemen Teknik Elektro dan Teknologi Informasi, Fakultas Teknik itu sempat mengambil cuti selama tiga bulan agar bisa berobat ke dokter. 

Kepala Unit Pengembangan SDM Departemen Teknik Elektro dan Teknologi Informasi UGM ini menduga, aksi nekat Budi yang memilih bunuh diri karena akibat penyakit gangguan saraf yang sudah lama diderita. 

“Beliau dalam pengobatan dokter dan tengah cuti untuk berobat selama 3 bulan,” kata Eka melalui keterangan tertulis yang diterima Suara.com, Jumat (16/8/2019).

Dikenal Dosen Jenius

Sementara itu teman, satu angkatan almarhum, Lukito Edi Nugroho menyebut sosok Budi sebagai dikenal di kalangan mahasiswa sebagai dosen yang jenius.  

“Di kalangan mahasiswa, ia (Budi Setiyanto) dikenal sebagai ahli ilmu dasar, seperti kalkulus, medan listrik magnet dan pengolahan isyarat,” kata Lukito.

Menurut Lukito, ilmu-ilmu tersebut selalu dapat dijelaskan oleh almarhum dengan mudah. Bahkan, Lukito sempat mengenang ketika zaman kuliah dulu almarhum pernah mengajarinya tentang materi teori fungsi variabel kompleks dan mata kuliah yang sulit lainnya.

“Cara menjelaskannya membuat sesuatu yang rumit terlihat lebih sederhana,” katanya.

Meninggalnya almarhum Budi Setiyanto juga membuat kehilangan seluruh civitas akademika khususnya di Fakultas Teknik. Dekan Fakultas Teknik, Nizam, juga melihat sosok almarhum adalah sosok yang cerdas, sederhana dan bersahaja.

Baca Juga

Komentar

Berita Terkait