KPK OTT Jaksa dan ASN di Yogyakarta, Wali Kota: Belum Terima Laporan

Chandra Iswinarno
KPK OTT Jaksa dan ASN di Yogyakarta, Wali Kota: Belum Terima Laporan
Wali Kota Yogyakarta Haryadi Suyuti. (Suara.com/Rahmad Ali)

Walikota Yogyakarta Haryadi Suyuti ketika dikonfirmasi mengakui belum mengetahui informasi tersebut.

Suara.com - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) melakukan Operasi Tangkap Tangan (OTT) jaksa dan ASN yang disinyalir berasal dari Yogyakarta, Senin (19/8/2019) malam. Berdasarkan informasi dari Kabiro Humas KPK, OTT dilakukan di Solo, Jateng.

Berdasarkan informasi, OTT KPK menjaring jaksa fungsional Kejari Yogyakarta, pengusaha swasta dan Tim Pengawal dan Pengaman Pemerintah dan Pembangunan Daerah ( TP4D). 

Walikota Yogyakarta Haryadi Suyuti ketika dikonfirmasi mengakui belum mengetahui informasi tersebut. Pihaknya masih menunggu laporan resmi dari jajarannya dan KPK.

"Belum menerima laporan, baru baca online," paparnya.

Namun Haryadi berpesan agar pejabat tidak tergiur suap. Sebab Pemkot berkomitmen memberantas korupsi.

"Kalau melanggar kita proses hukum," katanya.

Untuk diketahui, Komisi Pemberantasan Korupsi melakukan giat operasi tangkap tangan di Daerah Istimeway Yogyakarta, Senin (19/8/2019) malam.

Hal tersebut diakui oleh Juru Bicara KPK, Febri Dìansyah.

"Ada kegiatan OTT di Jogja," kata Febri kepada Suara.com, Senin malam.

Febri mengatakan, ada sekitar empat orang yang ditangkap dalam OTT, yakni oknum jaksa, pihak swasta, dan pegawai negeri sipil.

"Ada sekitar empat orang yang diamankan dan sejumlah uang," ujar Febri.

Febri masih belum menyebut terkait kasus apa keempat orang itu ditangkap. Hingga artikel ini diunggah, keempat orang tersebut masih diperiksa secara intensif di kantor kepolisian Yogyakarta.

Kontributor : Putu Ayu Palupi

Komentar

Suara.Com

Dapatkan informasi terkini dan terbaru yang dikirimkan langsung ke Inbox anda

QUOTES OF THE DAY

INFOGRAFIS