Aksi Mogok Makan di Kantor Grab Jogja Berakhir, Pendemo: Baru Ada 3 Solusi

Sebelumnya, dua peserta mogok makan lainnya dilarikan ke rumah sakit karena sesak napas dan sakit perut.

Chandra Iswinarno
Rabu, 30 Oktober 2019 | 16:42 WIB
Aksi Mogok Makan di Kantor Grab Jogja Berakhir, Pendemo: Baru Ada 3 Solusi
Dua orang mogok makan di depan Kantor Grab Yogyakarta, Kamis (24/10/2019). [Harian Jogja]

SuaraJogja.id - Aksi mogok makan yang dilakukan Front Independent Driver Online Indonesia di depan Kantor Grab Yogyakarta sejak Selasa (22/10/2019) berakhir pada Sabtu (26/10/2019). Beberapa peserta yang menggelar aksi mogok makan dilarikan ke rumah sakit karena kritis.

Presiden Front Independent Driver Online Indonesia (Front Indonesia) Sabar M Sihaloho mengaku menjadi peserta terakhir yang mogok makan di depan Kantor Grab Yogyakarta pada Sabtu.

“Di hari kelima, saya dievakuasi. Teman-teman saya yang mengevakuasi, karena kondisi saya saat itu sudah kritis,” ucapnya seperti diberitakan Harian Jogja-jaringan Suara.com pada Rabu (30/10/2019).

Selama sehari semalam, Sabar mendapat perawatan di Rumah Sakit Panti Rini. Meski telah melakukan aksi mogok makan, Sabar mengaku belum ada satu pun perwakilan Grab Indonesia yang menghubunginya. Sedangkan, Kantor Grab Yogyakarta kemudian dibuka kembali pada Senin (28/10/2019).

Baca Juga:Ikut Turun ke Jalan, Aksi Driver Ojol Bikin Salut dan Tuai Pujian

Sebelumnya, dua peserta mogok makan lainnya dilarikan ke rumah sakit karena sesak napas dan sakit perut.

“Saya menilai bahwa mereka (Grab Indonesia) tidak peduli dan hanya tetap mementingkan kepentingan perusahaan ketimbang mitranya. Padahal, semua tuntutan kami adalah untuk kebaikan bersama," ujar Sabar.

Aksi yang dilakukan Front Indonesia tersebut berisi tujuh tuntutan, namun Sabar mengatakan hanya ada tiga poin yang dikonfirmasi kejelasan solusinya oleh Grab Indonesia.

Tiga poin tersebut meliputi penghapusan sistem skema yang dianggap diskriminatif dan tidak transparan dari Grab, penghapusan potongan tambahan dari koperasi dan pemerataan order pada sesama mitra.

“Untuk ketiga poin itu, Grab memberi konfirmasi bersedia memperbaiki sistem,” kata Sabar.

Baca Juga:Tak Ada Jawaban, Ratusan Driver di Semarang Segel Kantor GoJek

Sementara itu, Public Relations Manager Grab Indonesia Andre Sebastian mengatakan, dari tuntutan yang dilayangkan peserta aksi kepada Grab Indonesia, semuanya sudah diberikan tawaran solusi.

“Jawaban kami selalu konsisten. Sudah diberikan jawaban dan solusinya. Kami juga komunikasikan dengan mitra pengemudi. Apabila ingin menjadi mitra Grab ini peraturannya. Kemarin kami juga sudah membuka dialog sebelum memutuskan,” katanya.

Andre melanjutkan, selama kantor ditutup berdampak pada mitra pengemudi lain dan karyawan.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

Terkini

Tampilkan lebih banyak