Bayi Dalam Kardus yang Gegerkan Warga Ngemplak Kini Dirawat Dinsos DIY

Galih Priatmojo
Bayi Dalam Kardus yang Gegerkan Warga Ngemplak Kini Dirawat Dinsos DIY
Bayi dalam kardus ditemukan warga di sekitar Jalan Kaliurang km 14,5, Ngaglik, Senin (20/1/2020). [@merapi_news / Twitter]

Sebelumnya bayi dalam kardus ditemukan tergeletak di dekat jurang di belakang Kantor BRI Sendik, Jalan Kaliurang.

SuaraJogja.id - Bayi dalam kardus yang ditemukan warga di Umbulmartani, Ngemplak, pada Senin (20/1/2020) lalu, diserahkan oleh pihak Puskesmas Ngemplak I kepada Dinas Sosial (Dinsos) Kabupaten Sleman. Serah terima dilakukan di Puskesmas Ngemplak, Rabu (22/1/2020).

Kapolsek Ngemplak, Kompol Wiwik Haritulasmi menjelaskan, penyerahan bayi ke Dinsos, karena merujuk pada undang-undang yang mengatur fakir miskin dan kesejahteraan anak.

"Untuk menghindari adanya dampak atas ketidaktahuan masyarakat tentang temuan bayi, serta tumbuh kembang si anak, maka kami serahkan ke Dinsos," kata dia usai kegiatan penyerahan.

Kasus bayi dalam kardus tersebut saat ini masih terus dilakukan penyelidikan. Sementara pihak kepolisian baru berbekal bukti awal dari rekaman kamera tersembunyi yang ada di sekitar lokasi.

Wiwik mengungkapkan, dari indikasi awal yang didapat dari kamera tersembunyi sekitar BRI Sendik, diketahui saat kejadian pembuangan bayi, terlihat seorang perempuan, berusia sekitar 20 tahun. Mengenakan jilbab, kacamata, masker dan membawa motor jenis matic bermerk Mio.

"Kondisi lokasi sepi, bayi diletakkan di dalam kardus dan di dekat jurang, sekitar pukul 07.00 WIB, laporan masuk ke kami pukul 08.00 WIB. Kondisi bayi waktu itu masih segar," ujarnya.

Aparat kepolisian akan terus mengembangkan proses penyelidikan dan mendeteksi kampus terdekat. Mengingat, warga setempat tak ada yang mengenal pelaku.

Sementara Sekretaris Dinsos Sleman, Epiphana Kristiyani mengatakan, setelah diserahkan kepada Dinsos, bayi selanjutnya diserahkan kepada Dinsos DIY. Lalu, Dinsos DIY akan menunjuk lembaga yang akan merawat bayi tersebut, selama menunggu proses adopsi.

"Sesuai SOP, kami serahkan ke provinsi [Dinsos DIY]. Jadi kalau ada yang ingin mengadopsi, silakan mengajukan ke Dinsos DIY," tuturnya.

Ada sejumlah persyaratan yang harus dipenuhi, bila masyarakat hendak mengadopsi bayi tersebut, tambahnya. Mulai dari pemeriksaan kesehatan, identitas calon orang tua adopsi dan pemerintah juga akan melihat kesungguhan mereka untuk mengadopsi anak tersebut.

Komentar

Suara.Com

Dapatkan informasi terkini dan terbaru yang dikirimkan langsung ke Inbox anda

QUOTES OF THE DAY

INFOGRAFIS