Indeks Terpopuler News Lifestyle

Antisipasi Maraknya Kekerasan Tanpa Motif, Polres Sleman Bentuk Tim Khusus

Chandra Iswinarno | Muhammad Ilham Baktora Senin, 03 Februari 2020 | 21:35 WIB

Antisipasi Maraknya Kekerasan Tanpa Motif, Polres Sleman Bentuk Tim Khusus
Ratusan orang yang tergabung dalam FKOR Yogyakarta melakukan aksi damai mendukung kepolisian memberantas penganiayaan tanpa motif di halaman Mapolda DIY, Senin (3/2/2020). [Suara.com/M Baktora]

Kapolres Sleman AKBP Rizki Ferdiansyah membeberkan, kebutuhan membentuk tim khusus lantaran pelaku tidak memiliki pola waktu mereka melancarkan aksinya.

SuaraJogja.id - Kepolisian Resor (Polres) Sleman berencana membuat tim khusus yang terdiri dari penyidik polsek serta polres untuk menangkap pelaku terduga klitih yang makin marak terjadi di wilayah Daerah Istimewa Yogyakarta.

Hal itu disampaikan Kapolres Sleman AKBP Rizki Ferdiansyah ketika ditemui di Mapolda DIY dalam aksi damai Forum Komunikasi Ormas dan Relawan (FKOR) Yogyakarta pada Senin (3/2/2020).

"Saya bentuk tim khusus gabungan dari penyidik polsek dan penyidik polres yang punya kapasitas dan kemampuan macam-macam. Jadi nantinya saya gabungkan untuk memburu pelaku (klitih)," katanya.

Rizki membeberkan, kebutuhan membentuk tim khusus lantaran pelaku tidak memiliki pola waktu mereka melancarkan aksinya. Bahkan, para pelaku kerap melihat situasi saat aparat kepolisian lengah ketika berpatroli.

"Yang pasti ada patroli setiap malam, kedua setiap malam Minggu dan Malam Senin patroli besar, ketiga sudah ada lokasi-lokasi kejadian yang menjadi atensi aparat kepolisian," ujarnya.

Sementara itu, Rizki mengakui pihaknya juga tidak bisa memastikan wilayah mana saja yang sepi dan ramai. Sebab ketika telah dilakukan patroli, pelaku berpindah ketempat lain. Rizki menyebut polisi kerap kecolongan.

"Semalam saja kami piket sampai jam 02.00 wib pagi, namun ada kejadian pada jam 02.00 lewat. Berarti ada niatan (pelaku) menunggu kapan polisi lengah," ungkapnya.

Dalam kegiatan damai FKOR di Mapolda DIY, masyarakat yang tergabung dalam ormas ini mendesak polisi untuk lebih serius menuntaskan penganiayaan tanpa motif ini.

Sekjen FKOR Yogyakarta, Waljito menyebut peran masyarakat cukup penting untuk memerangi oknum pelaku di jalan raya tersebut.

"Artinya FKOR akan bersinergi dan mendukung polisi dalam memberantas aksi klitih ini. Karena tak bisa dipungkiri aksi kejahatan tersebut membuat resah masyarakat. Apalagi orang-orang yang bekerja pada malam hari," katanya.

Baca Juga

Komentar

Berita Terkait