Pilihan Terpopuler News Lifestyle Indeks

PSK Tewas Bersimbah Darah di Hotel Sleman, Pelaku Terekam CCTV

Eleonora Padmasta Ekaristi Wijana | Muhammad Ilham Baktora Jum'at, 06 Maret 2020 | 14:23 WIB

PSK Tewas Bersimbah Darah di Hotel Sleman, Pelaku Terekam CCTV
Kapolres Sleman AKBP Rizky Ferdiansyah memberi keterangan kepada wartawan terkait kasus dugaan pembunuhan di Hotel Grand Sarila, Depok, Sleman, ditemui di Mapolres Sleman, Jumat (6/3/2020). - (SuaraJogja.id/Muhammad Ilham Baktora)

Pelaku juga diketahui kabur lewat jendela dan turun melewati tangga AC.

SuaraJogja.id - Nasib malang dialami SB, warga Wonosobo yang tengah berada di Yogyakarta. Wanita 37 tahun tersebut ditemukan tewas bersimbah darah di Hotel Grand Sarila, Depok, Sleman.

Kapolres Sleman AKBP Rizky Ferdiansyah membenarkan kejadian tersebut. Pembunuhan terjadi pada Kamis (5/3/2020) pukul 02.00 WIB.

"Ada laporan dugaan pembunuhan yang menyebabkan seorang wanita tewas. Korban mengalami luka serius di bagian leher karena tusukan," terang Rizky saat ditemui di Mapolres Sleman, Jumat (6/3/2020).

Rizky menjelaskan bahwa wanita tersebut merupakan pekerja seks komersial (PSK) yang sedang berada di Yogyakarta. Tak hanya sendiri, korban ditemani beberapa rekannya sebanyak empat orang.

"Jadi mereka check in pada hari Rabu (4/3/2020). Ada empat orang yang memesan kamar di lantai 6 hotel setempat," katanya.

Kasatreskrim Polres Sleman AKP Rudy Prabowo menduga bahwa pelaku merupakan teman korban, tetapi tak menutup kemungkinan pelaku adalah tamu. Pasalnya, pelanggan korban diketahui juga merupakan teman korban.

"Yang jelas pelaku terekam CCTV, dugaannya bisa jadi teman dan tamu di hotel tersebut, yang kami curigai pelaku ini sudah menyiapkan senjata tajam. Jadi korban yang berada di kamar 619 sempat berteriak meminta tolong saat insiden itu," kata Rudy.

Karena teriakan korban, rekan lainnya yang berada di kamar berbeda menggedor dan meminta dibukakan karena kamar 619 terkunci.

"Dari penuturan saksi, pihaknya sempat meminta pertolongan sekuriti untuk membukakan pintu. Namun setelah kembali ke TKP, pintu sudah terbuka. Diduga korban ini masih memiliki tenaga untuk membuka kunci. Setelah dibuka pintu dari dalam, korban langsung jatuh di depan lorong hotel karena sudah kehabisan tenaga," katanya.

Pelaku juga diketahui kabur lewat jendela dan turun melewati tangga AC. Beberapa barang bukti seperti belati dan sandal pelaku masih tertinggal.

Baca Juga

Komentar

Berita Terkait