Sepi Job Nyinden Akibat Pandemi, Endah Beralih Jadi Youtuber

Gegara sepi job nyinden, penghasilannya anjlok hingga 100 persen.

Galih Priatmojo
Jum'at, 05 Juni 2020 | 15:50 WIB
Sepi Job Nyinden Akibat Pandemi, Endah Beralih Jadi Youtuber
Pesinden asal Sleman, Endah Wasitaningrum beralih profesi sebagai youtuber di masa pandemi ini, Jumat (5/6/2020). [ist]

SuaraJogja.id - Pandemi COVID-19 menyebabkan nyaris semua kegiatan yang potensial menimbulkan kerumunan,  dibatalkan. Hal itu berdampak pada penurunan pendapatan sejumlah orang, tak terkecuali para pesinden.

Seperti diungkapkan oleh pesinden asal Minggir, Sleman, Endah Wasitaningrum.  Selama pandemi Covid-19 seperti sekarang ini, semua job atau jadwalnya menyanyi masih terhenti karena tidak mendapat izin keramaian. Situasi ini membuat pendapatannya menurun sampai 100%.

"Satu persatu job dicancel dari awal April, dan sampai sekarang [Juni] kami masih belum bisa kerja seperti dulu," tuturnya, kepada SuaraJogja, Jumat (5/6/2020).

Aktif berkarya di kanal Youtube, membuat Endah mendapat semangat baru. Apalagi bila karya yang ia miliki banyak yang menonton dan aktif berkomentar, memberi masukan dan request sesuai konten. Kebetulan, Endah membuat konten berisikan rekaman kala dirinya membuat cover lagu tertentu, seperti kebanyakan Youtuber di era kekinian.

Baca Juga:Rumah Ibadah Boleh Dibuka, Bupati Sleman Minta Pengurus Penuhi Syaratnya

"Karena sering, ada ketakutan tiap habis mengunggah konten, pada gak tertarik buat nonton," terangnya.

Kendati lebih kerap mengcover lagu bergenre pop dan dangdut, Endah juga sesekali melibas musik dari genre yang berbeda, lagu-lagu dengan jenis up beat hingga rock. Saking begitu banyaknya lagu beragam genre yang ia nyanyikan, tak jarang Endah sampai tak mengetahui jenis musik yang ia nyanyikan lagunya.

Ada satu lagu yang merupakan single miliknya berjudul Sepurane. Lagu tersebut merupakan hasil ciptaan pamannya.

Menyanyikan lagu dari beragam genre musik memberikan tantangan tersendiri bagi Endah. Ia yang terbiasa nyaman dengan musik pentatonis, musik bernuansa gamelan, jadi harus beradaptasi dengan karakter dan teknik lain dalam bernyanyi.

"Kalau jago menyanyi kayaknya enggak. Karena suaraku tetap medok suara sindennya. Cuma, karena senang mendengarkan musik genre apa saja, jadi kalau diminta menyanyikannya, ya aku nyanyikan sebisaku," tuturnya.

Baca Juga:Ikut Rapid Test, 11 dari Ratusan ASN di Sleman Reaktif

Menurut Endah, tetap produktif selama pandemi memberikan kesempatan baginya untuk bisa menghibur para penikmat musik tanpa harus keluar rumah. 

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

News

Terkini

Tampilkan lebih banyak