Antisipasi Erupsi Saat Pandemi, BPBD Sleman Terapkan Ini di Pengungsian

Makwan menjelaskan metode berbasis keluarga dilakukan dengan cara mengevakuasi warga lereng Merapi ke keluarganya yang berada di bawah kaki gunung.

Chandra Iswinarno | Muhammad Ilham Baktora
Selasa, 14 Juli 2020 | 02:50 WIB
Antisipasi Erupsi Saat Pandemi, BPBD Sleman Terapkan Ini di Pengungsian
Lokasi barak pengungsian di Desa Kuwang, Kecamatan Cangkringan, Sleman. [Suara.com/M Baktora]

SuaraJogja.id - Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Sleman akan menyiapkan sejumlah penerapan evakuasi termasuk lokasi pengungsian di tengah wabah pandemi Covid-19. Meski aktivitas Gunung Merapi meningkat, protokol keamanan Covid harus dilakukan.

Kabid Kedaruratan dan Logistik BPBD Sleman Makwan menerangkan, bahwa kondisi  barak pengungsian di wilayah Desa Glagaharjo, Kecamatan Cangkringan cukup baik. Nantinya ada konsep yang ditawarkan agar warga tetap menerapkan physical distancing.

"Protokol keamanan covid-19 nantinya akan kami terapkan jika situasi (Gunung Merapi) berubah kritis. Jika harus menerapkan physical distancing ada konsep berbasis keluarga yang kami tawarkan," ungkap Makwan ditemui wartawan saat pengecekan Pos Pantau Desa Glagaharjo, Senin (13/7/2020).

Makwan menjelaskan metode berbasis keluarga dilakukan dengan cara mengevakuasi warga lereng Merapi ke keluarganya yang berada di bawah kaki gunung.

Baca Juga:Pengecekan ke Lereng Merapi, DPRD Sleman Soroti Rusaknya Jalur Evakuasi

"Ada konsep yang kami tawarkan nantinya. Hanya saja itu perlu kami koordinasikan kembali. Namun yang jelas pemerintah akan menyiapkan dan mengoptimalkan barak pengungsian yang ada," katanya.

Ada sejumlah barak yang terdapat di Glagaharjo, seperti Balaidesa, PNPM dan juga Barak di wilayah Kriyan, Kuwang dan Wukirsari.

Makwan menuturkan, jika nantinya dalam satu barak tak mencukupi warga yang mengungsi, pihaknya akan mendirikan tenda sebagai opsi lain.

"Satu barak bisa diisi oleh 300 orang. Ada banyak konsep yang telah kami siapkan. Mitigasi bencana jelas sudah kami siapkan, hanya saja penerapannya nanti kita lakukan kepada warga. Selain itu BPBD melalui relawan di sejumlah posko juga telah kami arahkan untuk membantu dan mengedukasi warga bagaimana cara evakuasi," katanya.

Makwan menjelaskan, bahwa ada sekitar 1.000 warga yang masih tinggal di desa Glagaharjo. Sehingga peringatan dan kewaspadaan terus didorong BPBD agar masyarakat siap dievakuasi sewaktu-waktu.

Baca Juga:Badan Gunung Merapi Menggembung, Juru Kunci Beri Nasihat Ini

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tebak Jokes Bapak-bapak, Cek Seberapa Lucu Kamu?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 20 Soal Matematika Kelas 9 SMP Materi Statistika dan Peluang
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 20 Soal Bahasa Indonesia Kelas 9 SMP dengan Kunci Jawaban dan Penjelasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Materi Fiksi dan Eksposisi dengan Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 20 Soal Matematika Kelas 6 SD Materi Geometri dan Pengukuran Lengkap Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Hoki Kamu? Cek Peruntungan Shiomu di Tahun Kuda Api 2026
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kamu Tipe Wanita Alpha, Sigma, Beta, Delta, Gamma, atau Omega?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Cek Motor Impian Paling Pas dengan Gaya Hidup, Apakah Sudah Sesuai Isi Dompetmu?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 20 Soal Matematika Kelas 9 SMP Materi Transformasi Geometri dan Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 20 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Lengkap Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Matematika Kelas 6 SD Materi Bangun Ruang dan Statistika
Ikuti Kuisnya ➔

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

Terkini

Tampilkan lebih banyak