Studi: Rutin Seks Seminggu Sekali Kurangi Risiko Kematian Dini

Melakukan aktivitas seks setidaknya seminggu sekali dipercaya dapat mengurangi risiko kematian dini.

Risna Halidi
Rabu, 15 Juli 2020 | 21:30 WIB
Studi: Rutin Seks Seminggu Sekali Kurangi Risiko Kematian Dini
Ilustrasi hubungan intim. (Shutterstock)

SuaraJogja.id - Melakukan aktivitas seks setidaknya seminggu sekali dipercaya dapat mengurangi risiko kematian dini.

Hal tersebut diungkapkan oleh hasil penelitian tim peneliti di Universitas Washington, Amerika Serikat seperti yang dikutip dari The Sun.

Kata tim, seks yang teratur membuat seseorang memiliki risiko yang lebih rendah meninggal dunja akibat kanker, penyakit jantung dan penyakit mematikan lainnya. Seks dianggap setara dengan latihan "intensitas sedang" dan memiliki manfaat kesehatan yang serupa.

Hasil penelitian sendiri didapatkan berkat survei yang dilakukan pada sekitar 15.269 orang dewasa dengan usia rata-rata 39 tahun. Kehidupan seks para rseponden dilacak hingga 11 tahun lamanya.

Baca Juga:Duh, Enam Hal Ini Bisa Bikin Seks dengan Pasangan Tak Nyaman!

Hasilnya, sekitar 72 persen responden tercatat terlibat dalam aktivitas seksual setidaknya sebulan sekali dan 36 persen sisanya setidaknya melakukan seks seminggu sekali.

Selama penelitian, 228 responden meninggal dunia termasuk 29 meninggal karena penyakit kardiovaskular dan 62 meninggal dunia karena kanker.

Dari penelitian iti disimpulkan semakin sering melakukan hubungan seksual yang dehat maka memiliki risiko kematian yang lebih rendah.

Responden yang melakukan hubungan seks setiap minggu juga dinyatakan 49 persen lebih kecil kemungkinannya untuk meninggal dunia dini daripada mereka yang melakukan seks setahun sekali atau bahkan kurang.

Peluang mereka meninggal akibat penyakit kardiovaskular sendiri adalah 21 persen lebih rendah, kanker 69 persen lebih rendah dan dari penyebab lain 48 persen rendah.

Baca Juga:Kondom Robek Saat Berhubungan Seks, Ini Tips Mengatasinya

Diketahui bahwa seks melepaskan zat kimia yang membuat orang bahagia, meningkatkan kesehatan mental dan meningkatkan aktivitas "sel pembunuh alami". Sel-sel ini nantinya menurunkan risiko seseorang terkena kanker dan penyakit akibat virus, mencegah infeksi paru-paru dan memperbaiki kondisi kesehatan seperti asma.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Berapa Life Path Number Kamu? Hitung Sekarang dan Lihat Rahasia Kepribadianmu
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Materi Teks Informasi Lengkap Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

Terkini

Tampilkan lebih banyak