Indeks Terpopuler News Lifestyle

YouTuber Turah Tersandung Kasus Pelecehan Seksual, Ini Kronologinya

Galih Priatmojo | Mutiara Rizka Maulina Kamis, 06 Agustus 2020 | 12:10 WIB

YouTuber Turah Tersandung Kasus Pelecehan Seksual,  Ini Kronologinya
Turah Parthayana menunjukkan skripsi hasil belajar di Rusia selama lima tahun. - (Instagram/@turahpartayana)

Terduga pelaku sempat mengarahkan tangan korban untuk menyentuh kemaluannya.

SuaraJogja.id - YouTuber asal Indonesia, Turah Parthayana tersandung kasus pelecehan seksual. Kejadian yang terjadi sudah setahun lalu tersebut mencuat di media sosial setelah ada pengakuan dari korban yang merasa sanksi untuk pelaku belum cukup.

Turah Parthayana, dikenal sebagai pemuda asal Bali yang tengah menjalani pendidikan strata satu di Rusia. Belum lama ini, Turah bahkan membagikan kegembiraannya yang baru menyelesaikan pendidikannya dan bersiap kembali ke Yogyakarta.

Namun, beredar utas yang dibagikan oleh akun Twitter @sanda_sa119 terkait pelecehan seksual yang diduga dilakukan oleh Turah. Utas tersebut ditulis berdasarkan percakapan Sandi dengan korban berinisial JA melalui sambungan telepon.

Dari pengakuan korban, kronologi pelecehan seksual terjadi ketika Turah dan JA menonton film bersama di kamar temannya berinisial D. JA mengaku, sebelumnya Turah sudah beberapakali mengajak ia untuk menonton film horor bersama.

Di luar negeri, umum bagi seorang teman untuk menginap atau menonton film bersama hingga larut. Setelah beberapa kali terus mendapatkan tawaran, JA kemudian mengiyakan ajakan Turah dan mereka menonton film bersama di malam hari.

Awalnya mereka menonton film berdua, karena rekannya D, si pemilik kamar tengah berada di luar. Ketika film berlangsung, JA mengaku bahwa Turah menyentuh beberapa bagian tubuhnya yang masuk dalam kategori pelecehan.

Setelah rekannya pulang, mereka lantas menonton film bersama. Namun, karena malam yang sudah larut, rekan korban akhirnya jatuh tertidur sehingga tinggal korban dan pelaku yang masih menyaksikan film. Pelaku sempat mengarahkan tangan korban untuk menyentuh kemaluannya.

Pelaku juga mencoba untuk mencium korban. Awalnya, JA hanya terdiam karena merasa ketakutan. Namun, ia akhirnya memiliki keberanian untuk mengatakan tidak dan menolak perlakuan pelaku yang menekan korban.

Setelah kembali ke kamarnya, korban lantas menceritakan peristiwa buruk yang ia alami kepada kekasihnya. Merasa tidak terima, pacar korban lalu menghubungi pelaku dan mengajak bertemu untuk meminta kejelasan. Sayangnya, pelaku justru langsung mendatangi kamar korban.

JA menceritakan bahwa Turah menggedor kamarnya dengan kencang dan mencoba untuk memaksa masuk. Merasa takut dan terancam korban lantas bersembunyi di kamar mandi dan langsung menghubungi pacarnya. Akhirnya mereka bertiga duduk bersama dan membicarakan peristiwa yang terjadi.

Baca Juga

Komentar

Berita Terkait