facebook

Pilihan Terpopuler News Lifestyle Indeks

Berbulan-bulan Nihil Wisatawan, Objek Wisata MJAA Siap Beroperasi Lagi

Eleonora Padmasta Ekaristi Wijana | Hiskia Andika Weadcaksana Rabu, 02 September 2020 | 19:20 WIB

Berbulan-bulan Nihil Wisatawan, Objek Wisata MJAA Siap Beroperasi Lagi
Petugas Dinas Pariwisata dan pihak terkait melakukan verifikasi di objek wisata Mangrove Jembatan Siapi-api (MJAA), Rabu (2/9/2020). - (SuaraJogja.id/Hiskia Andika)

Kita bangun objek wisata ini sejak 2015 silam, dan pada 23 Maret lalu kita tutup untuk sementara guna mencegah penularan Covid-19, kata Wahyu.

SuaraJogja.id - Setelah beberapa bulan tak sepi tanpa pengunjung, akhirnya objek wisata Mangrove Jembatan Siapi-api (MJAA) siap menerima kunjungan wisatawan. Kendati begitu, penerimaan terhadap wisatawan itu masih dalam tahapan uji coba; belum benar-benar dibuka secara normal.

Kepastian itu didapatkan dari hasil terbaru verifikasi Gugus Tugas Covid-19 Pemkab Kulon Progo yang dilakukan pada Rabu (2/9/2020).

Dari hasil verifikasi tersebut, dinyatakan bahwa pengelola telah cukup menerapkan protokol kesehatan guna melengkapi sarana dan prasarana pendukung di objek wisata tersebut.

“Kita sudah pantau tadi, jadi memang terlihat kalau secara umum, pelaksanaan protokol kesehatan di sini sudah dijalankan dengan cukup bagus,” ujar Kasi Destinasi Wisata Dinas Pariwisata Kulon Progo Muh Juaini di sela memimpin verifikasi di MJAA.

Baca Juga: Wisata ke Jogja, Ini 4 Transportasi Menuju Candi Prambanan

Beberapa tim verifikasi, yang terdiri dari Dinas Pariwisata, Dinas Kesehatan, Satpol PP, serta TNI dan Polri, menilai bahwa mulai dari pintu masuk kedatangan, antrean tiket masuk, hingga objek wisata sudah tersusun dengan baik.

Sarana pendukung lain yang sekarang wajib disertakan juga sudah ditambahkan, seperti tempat cuci tangan, pengecekan suhu oleh petugas, dan beberapa papan imbauan untuk selalu menjaga jarak serta memakai masker.

“Papan imbauan terlihat juga sudah terpasang cukup banyak. Begitu juga tempat cuci tangan dengan sabun, selain juga ada petugas yang selalu sedia mengingatkan pengunjung," ungkapnya.

Namun Juaini menambahkan, masih perlu penyempurnaan dari pengelola untuk bisa menyelesaikan proses verifikasi itu. Ia mengatakan, hasil verifikasi ini nantinya bakal dijadikan dasar rekomendasi yang berguna sebagai pegangan pengelola untuk menjalankan operasional secara penuh.

Sementara Ketua Pengelola MJAA Wahyu Indarto mengungkapkan, pihaknya sudah menutup objek wisata itu lebih dari empat bulan. Alhasil, penurunan pendapatan sangat dirasakan oleh seluruh masyarakat yang terlibat di dalamnya.

Baca Juga: Malioboro Ramai, Pemkot Masih Larang Kegiatan yang Timbulkan Kerumunan

“Kita bangun objek wisata ini sejak 2015 silam, dan pada 23 Maret lalu kita tutup untuk sementara guna mencegah penularan Covid-19,” kata Wahyu.

Baca Juga

Komentar

Berita Terkait