alexametrics

Pilihan Terpopuler News Lifestyle Indeks

Bahayakan Bayi, Ular Sanca 7 Meter di Rumah Warga Dievakuasi Damkar Sleman

Eleonora Padmasta Ekaristi Wijana | Muhammad Ilham Baktora Kamis, 10 September 2020 | 12:39 WIB

Bahayakan Bayi, Ular Sanca 7 Meter di Rumah Warga Dievakuasi Damkar Sleman
Petugas UPT Damkar Sleman foto bersama ular Sanca Kembang yang dievakuasi di rumah warga wilayah Cebongan Lor, Tlogoadi, Mlati, Sleman, Rabu (9/9/2020) malam. - (SuaraJogja.id/HO-UPT Damkar Sleman)

Untuk tetap mempertahankan kelestarian hewan tersebut, ular yang diberi nama Janu itu sudah diserahkan ke kebun binatang mini di Sendangadi, Mlati, Sleman.

SuaraJogja.id - Unit Pelaksanaan Tugas (UPT) Bidang Pemadam Kebakaran Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kabupaten Sleman mengevakuasi ular sanca kembang di rumah warga wilayah Cebongan Lor, Tlogoadi, Mlati Sleman, Rabu (9/9/2020) malam.

Ular sepanjang tujuh meter tersebut berada di rumah warga bernama Ike Suwarti.

Kasi Operasional dan Investigasi Kebakaran Bidang Pemadam Kebakaran Satpol PP Sleman Suwandi menuturkan, evakuasi dilakukan pada pukul 20.10 WIB.

"Benar kemarin [Rabu] seorang warga meminta bantuan kami untuk mengevakuasi ular sanca kembang sepanjang tujuh meter di rumahnya," terang Suwandi, dihubungi SuaraJogja.id, Kamis (10/9/2020).

Baca Juga: Heboh, Ular Sanca Muncul di Tamansari, Terbesar yang Pernah Ditemukan

Ia menjelaskan bahwa ular yang berada di rumah Ike dikhawatirkan mengganggu penghuni rumah, yang di antaranya masih bayi dan anak-anak.

"Memang ular itu dipelihara sejak kecil, dari tahun 2016 sudah ada di rumah itu. Karena ada anak kecil dan bayi di sana, keluarga memutuskan untuk dievakuasi [ularnya]," kata dia.

Bukan tanpa alasan pemilik melepas hewan peliharaannya. Sebab, kepala rumah tangga yang biasa mengurus ular itu tengah terbaring di rumah sakit.

"Pemilik merasa terbebani karena kepala rumah tangga sakit dan dirawat di RS, sehingga tidak ada yang mengurus apalagi istri dan anak-anak takut," jelas Suwandi.

Dalam evakuasinya, kata Suwandi, sebanyak enam personel diterjunkan. Evakuasi berjalan lancar, tidak ada yang terluka karena ular sudah jinak sejak empat tahun lalu.

Baca Juga: Angkut Ayam Potong, Sopir Tak Sadar Truknya Nyelonong ke Rumah Warga

"Evakuasi berjalan lancar, kami mengangkut dengan mobil dan kami amankan terlebih dahulu di Posko Damkar Beran," ungkap dia.

Baca Juga

Komentar

Berita Terkait