Lesu Selama 6 Bulan, Perajin Batik Kulon Progo Maksimalkan Pasar Online

Bayu menyampaikan, segala cara dan inovasi dilakukan pihaknya untuk terus menunjang operasional.

Eleonora Padmasta Ekaristi Wijana | Hiskia Andika Weadcaksana
Minggu, 27 September 2020 | 16:15 WIB
Lesu Selama 6 Bulan, Perajin Batik Kulon Progo Maksimalkan Pasar Online
Sejumlah perajin batik Sembung Gallery sedang membatik di Lendah, Kulon Progo, Minggu (27/9/2020). - (SuaraJogja.id/Hiskia Andika)

Ia menyampaikan, berkat mujurnya pasar online tersebut, perajin yang sebelumnya tidak mendapat pesanan bisa menjual hingga 2.000 lembar kain batik.

Meskipun jumlahnya belum kembali seperti saat sebelum pandemi, yang bisa mencapai 3.500 lembar per bulan, tapi ini menjadi angin segar bagi para perajin.

Pasalnya sampai saat ini, pihaknya masih mengandalkan pasar online saja karena pemasaran secara konvensional belum sepenuhnya kembali normal.

Sementara itu perajin batik lainnya, Umbuk Haryanto, menyebutkan bahwa saat ini seragam sekolah menjadi incaran para perajin. Hal itu sebagai respons dari tahun ajaran baru anak-anak sekolah, yang dianggap sebagai sebuah harapan baru perjain untuk mendapatkan pesanan.

Baca Juga:LIPI Ingatkan Tsunami Besar Bisa Berulang, Buktinya Ada di Kulon Progo

"Pasar umum juga sudah mulai kita digarap, tapi seragam geblek renteng yang memang wajib untuk anak sekolah ini bisa jadi harapan baru untuk industri batik bisa bangkit lagi," ujar Umbuk.

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

News

Terkini

Tampilkan lebih banyak