Ada Kasus Positif Covid-19 di Ponpes, Sekda Sleman: Penanganannya Sudah Jos

"Blok dipisah antara yang dihuni anak reaktif seusai rapid dan sudah menjalani swab, dengan blok penghuni sehat."

Eleonora Padmasta Ekaristi Wijana
Selasa, 29 September 2020 | 20:29 WIB
Ada Kasus Positif Covid-19 di Ponpes, Sekda Sleman: Penanganannya Sudah Jos
Virus Corona Covid-19 masih menjadi momok di China, dengan jumlah korban terus mengalami peningkatan. (Shutterstock)

Edukasi COVID-19 perlu ditingkatkan

Di kesempatan yang sama, Harda menekankan bahwa gejala COVID-19 begitu bermacam-macam dan mengalami perubahan seiring waktu.

Bila sebelumnya gejala COVID-19 ditunjukkan dengan sesak napas, saat ini gejala penyakit itu juga dirasakan dengan hilangnya indra penciuman dan indra pengecap atau rasa.

"Tapi [santri] tidak tahu kalau itu salah satu tanda COVID-19. Berarti edukasi masyarakat harus ditingkatkan. Hanya saja juga bagaimana masyarakat berani menyampaikan. Karena begitu ada kasus demikian, Dinkes langsung jalan," papar Harda lebih lanjut.

Baca Juga:Bikin Onar di Ponpes Abuya Uci, Istri Minta Sugiono Jangan Dibebaskan Dulu

Secara terbuka Harda menyatakan, kasus serupa tak hanya terjadi pada 41 santri ponpes yang ia sebutkan sebelumnya, melainkan masih ada pula 5 kasus positif COVID-19 di ponpes berbeda, yang sudah lebih dahulu diketahui beberapa waktu lalu.

Kepala Dinas Kesehatan Sleman Joko Hastaryo menyebutkan, pada hari ini ada penambahan kasus positif COVID-19 di Kabupaten Sleman, berjumlah 46 kasus. Sebanyak 41 di antaranya, berasal dari skrining pendidikan.

"Kalau ini bermula dari kasus positif dan kami tracing," tuturnya.

Kontributor : Uli Febriarni

Baca Juga:Kasus Corona di Bali Melonjak 150 per Hari, Terbanyak Denpasar

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

News

Terkini

Tampilkan lebih banyak