Tak Diizinkan Pacaran, Bocah Ini Marah hingga Melotot dan Memukul

Saat disebut masih bayi, gadis ini memukul orang yang duduk di belakangnya dengan kuat. Dia mengancam akan memukul jika tetap digoda oleh orang di belakangnya.

Eleonora Padmasta Ekaristi Wijana | Mutiara Rizka Maulina
Selasa, 13 Oktober 2020 | 20:18 WIB
Tak Diizinkan Pacaran, Bocah Ini Marah hingga Melotot dan Memukul
Video anak kecil mengamuk lantaran tidak diperbolehkan pacaran. - (Instagram/@smart.gram)

SuaraJogja.id - Beredar video seorang anak perempuan yang marah-marah lantaran dilarang pacaran oleh orang di sekitarnya. Dengan mata melotot, gadis ini mengumpat kepada orang yang mengatakan bahwa ia tidak boleh pacaran.

Akun Instagram @smart.gram membagikan video seorang anak perempuan yang tengah berada di teras rumah diduga bersama dengan anggota keluarganya yang lain. Dalam video itu, gadis ini terlihat melotot tajam ke arah orang yang ada di belakangnya.

Disebut masih kecil dan tidak boleh pacaran, gadis kecil ini berteriak dan mengatakan boleh. Saat disebut masih bayi, gadis ini memukul orang yang duduk di belakangnya dengan kuat.

Dia mengancam akan memukul jika tetap digoda oleh orang di belakangnya.

Baca Juga:Main Terobos Jalan, Dua Wanita Tersangkut di Gulungan Kawat Berduri

Gadis itu terus memukuli lengan dan kaki orang yang ada di belakangnya. Ia bahkan berniat akan menggigit orang tersebut. Raut wajah dan tingkah lakunya menunjukkan seolah dirinya sedang sangat kesal. Ia tidak berhenti melotot kepada orang-orang di sekitarnya.

Disebut masih bayi, gadis ini juga memprotes mengatakan bahwa dirinya sudah duduk di kelas 1 SD.

Ia menegaskan kalimat dirinya sudah kelas satu SD dengan mengeluarkan kata merendahkan kepada pemilik video.

Terus menerus disebut sebagai anak bayi dan belum diperbolehkan pacaran, anak ini makin marah. Selain membentak dan memukul, anak ini lantas juga berteriak dengan kata-kata yang lebih kasar. Terdengar gadis ini berbicara dalam bahasa Sunda.

"Gak dibolehin pacaran karena masih kecil, bocah ini malah nge-gas," tulis akun @smart.gram dalam keterangannya.

Baca Juga:Masuk Musim Hujan, 7 Kapanewon di Sleman Ini Rawan Bencana

Sejak diunggah pada Selasa (13/10/2020), video itu sudah ditayangkan lebih dari 52 ribu kali. Ada 200 lebih komentar yang ditinggalkan warganet. Beberapa miris dengan tingkah anak tersebut yang dinilai tidak sesuai untuk anak seusianya.

Video anak kecil mengamuk lantaran tidak diperbolehkan pacaran. - (Instagram/@smart.gram)
Video anak kecil mengamuk lantaran tidak diperbolehkan pacaran. - (Instagram/@smart.gram)

Tonton video marah-marahnya DI SINI.

"Ini salah satu efek tayangan tv yang kurang mendidik. Efek orangtua juga yang gak menyajikan tayangan tv yang sesuai untuk anak," tulis akun @singgih_suseno.

"Sedih kalau lihat bahasa anak kecil jaman sekarang," komentar akun @aull.alaydrus.

"Itulah gunanya orang dewasa, untuk mendidik & membimbing anak-anak," tanggapan akun @gendhismomy.

Sementara akun @xiau_fend menyampaikan, "Makanya plis anak jangan dikasih tontonan dan lingkungan yang toxic. Anak ya kasih tayangan anak kasih youtube kids biar gak gini duh sedih gue liatnya."

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

Terkini

Tampilkan lebih banyak