"Yang menceritakan Gatotkaca gugur setelah dibunuh Kalabendono, pamannya sendiri," ungkap dia, seraya mendoakan mendiang Ki Seno.
Sementara seorang pesinden asal Minggir, Sleman Endah Wasitaningrum, turut berduka usai mendengar kabar duka wafatnya maestro dalang tersebut. Pasalnya, tak jarang ia tampil di panggung bersama dengan mendiang.
Duka itu ia sampaikan lewat Instagram stories miliknya dengan akun @endahwasita. Dalam story itu, ia hanya menampilkan foto peti berselimutkan kain hitam, yang diketahui sebagai peti jenazah almarhum, dengan sebatang lilin yang menyala.
Story itu hanya ia sematkan dengan tulisan "Pak", bersamaan dengan emotikon mata berkaca-kaca dan hati berwarna merah yang patah. Unggahan yang sama juga terlihat dalam status WhatsApp milik Endah.
Baca Juga:Dalam Berkarya, Ki Seno Nugroho Terinspirasi dan Kagumi 'Dalang Setan'
Tak banyak yang ia sampaikan kala dihubungi SuaraJogja.id, kecuali menyampaikan bahwa dirinya masih berada di rumah duka Ki Seno saat ini.
"Saya masih takziah [di rumah duka]," ucapnya singkat.
Kontributor : Uli Febriarni