facebook

Highlight Terpopuler News Lifestyle Indeks

Wadah Seniman Muda, Artotel Yogyakarta Apresiasi Jogja Art Week 2020

Rima Sekarani Imamun Nissa | Hiromi Kyuna Kamis, 05 November 2020 | 06:10 WIB

Wadah Seniman Muda, Artotel Yogyakarta Apresiasi Jogja Art Week 2020
Salah satu karya dari Reza, salah satu seniman muda Jogja Art Week (Suara/Hiromi)

Jogja Art Week 2020 diselenggarakan di Artotel Yogyakarta menampilkan beragam karya dari para seniman muda.

SuaraJogja.id - Pameran seni dari Jogja Art Week 2020 resmi dibuka pada Rabu (4/11/2020) kemarin. Agenda ini akan berlangsung hingga 2 Desember 2020 mendatang.

Sebanyak empat seniman muda berpartisipasi pada acara ini. Mereka adalah Fajar Amali, Reza 'Kutjh' Yudha, Fahri Afrizal, dan Raka Hadi Permadi. Masing-masing seniman akan diberikan waktu satu minggu untuk memajang karyanya.

Berbagai karya akan dihadirkan dengan tema berbeda-beda. Reza dan Fajar menghadirkan karya bertema ruang dan waktu, Raka mengusung tema pandemi Covid-19, sedangkan Fahri mengangkat tema muatan lokal aksara Jawa yang divisualisasikan secara lebih modern.

Jogja Art Week sendiri diselenggarakan bekerjasama dengan Dinas Kebudayaan DIY untuk menggali potensi dan memberikan eksposur pada seniman muda.

Baca Juga: WWF Indonesia: Jadilah Traveler yang Bertanggung Jawab

Beragam karya dari Reza, salah satu seniman muda Jigja Art Week (Suara/Hiromi)
Beragam karya dari Reza, salah satu seniman muda Jogja Art Week 2020. (Suara/Hiromi)

Jogja Art Week sebelumnya merupakan payung publikasi bagi acara seni di Yogyakarta. Mereka biasanya selalu hadir beriringan dengan Art Jog, sebuah festival seni yang telah rutin diadakan setiap tahun.

"Antusiasme seperti ini harus didukung, terutama saat pandemi Covid-19. Acara seperti ini dapat membuat seniman tetap semangat dan produktif," ucap Titis Oktavianingrum, Marketing Communication dari Artotel Yogyakarta pada pembukaan Jogja Art Week 2020, Rabu kemarin.

Seperti yang telah disampaikan sebelumnya, setiap seniman akan diberi waktu sepekan untuk memajang karyanya. Menurut Titis, jangka waktu yang ditentukan tersebut sebenarnya dirasa kurang.

Titis juga mengapresiasi para seniman yang berpartisipasi dalam acara ini. Dia berharap, durasi pameran untuk setiap seniman bisa lebih panjang.

Ia pun berharap agar Jogja Art Week yang dilaksanakan di Artotel Yogyakarta benar-benar bisa menjadi wadah untuk para seniman menjalin relasi satu sama lain.

Baca Juga: Indonesia Penghasil Sampah Terbesar Kedua, WWF Indonesia: Jangan Bangga

Baca Juga

Komentar

Berita Terkait