alexametrics

Pilihan Terpopuler News Lifestyle Indeks

Jalur Evakuasi Merapi Diperbaiki, Bina Marga Minta Awasi Truk yang Lewat

Galih Priatmojo | Hiskia Andika Weadcaksana Rabu, 11 November 2020 | 11:05 WIB

Jalur Evakuasi Merapi Diperbaiki, Bina Marga Minta Awasi Truk yang Lewat
Perbaikan jalur evakuasi di poros Kalurahan Glagaharjo sudah mulai dikerjakan Pemkab Sleman, Minggu (8/11/2020). - (SuaraJogja.id/Uli Febriarni)

Kabid Bina Marga DPUPKP Sleman, Achmad Subhan mengatakan nantinya cor block yang bakal dibangun untuk perbaikan jalur evakuasi sudah memiliki spesifikasi yang cukup mumpuni.

SuaraJogja.id - Ruas jalur evakuasi di Glagaharjo, Kepanewon Cangkringan sempat menjadi sorotan karena kondisinya rusak parah, kini mulai diperbaiki. 

Perbaikan jalur evakuasi itu disampaikan langsung oleh Panewu Cangkringan Suparmono, yang menuturkan sejatinya perbaikan itu sudah dimulai sejak pekan lalu. Perbaikan ini dilakukan di sepanjang jalur evakuasi Suruh-Singlar yang kurang lebih mencapai 1,9 km.

"Perbaikan itu menggunakan pos anggaran dari BPBD Sleman yang disalurkan sekitar Rp600 juta," ujar Suparmono, kepada awak media, Rabu (11/11/2020).

Suparmono menjelaskan diperlukan perencanaan pembangunan yang benar agar jalur itu dapat diperbaiki secara cepat dan bisa digunakan kembali. Perbaikan sendiri akan dilakukan dengan car mencor block ruas jalan itu.

Baca Juga: Siaga Erupsi Merapi, 9 Pengungsi dari Magelang Reaktif Covid-19

Menurutnya, perlu waktu setidaknya 24 hari untuk cor block yang nantinya dibangun itu agar bisa benar-benar kuat ketika akan dilewati kendaraan berat. Perbaikan yang juga melibatkan swadaya masyarakat sekitar ini diharapkan bisa rampung lebih cepat.

Perbaikan jalur evakuasi juga dilakukan di sepanjang ruas Singlar menuju ke arah utara hingga Srunen. Perbaikan dilakukan setelah melihat kondisi aspal di jalan tersebut mulai mengelupas dan berlubang.

Ruas jalan sepanjang 1,2 km ini sendiri dilakukan oleh Dinas Pekerjaan Umum Perumahan dan Kawasan Permukiman (DPUPKP) Sleman. Dikatakab Suparmono, setiap jalanan yang mulai rusak akan diperbaiki lagi setidaknya sampai ke arah Klangon.

"Jalan yang rusak akan diaspal ulang untuk menambal lubang-lubang itu. Ya paling tidak sampai Klangon," ucapnya.

Suparmono menegaskan bahwa jalur evakuasi yang sedang diperbaiki tersebut menjadi krusial bagi warga ketika evakuasi dilaksanakan. Sebab, selama ini proses evakuasi masih harus melewati jalan lain di perbatasan antara Sleman dan Klaten.

Baca Juga: Ternak Warga Pengungsi Lereng Merapi Dapatkan Terapi Anti Stres

"Jalur ini merupakan jalur utama untuk evakuasi warga. Sementara ya belum bisa dilewati masih ke jalur lain baru nanti kalau sudah selesai perbaikan akan dipakai lagi," jelasnya.

Baca Juga

Komentar

Berita Terkait