Dinilai Berhasil, Penataan Kawasan Kumuh di Gajah Wong Perlu Dilanjutkan

Dibyo mengatakan, keberhasilan pembangunan sebuah wilayah tidak hanya berhenti pada proses pembangunan fisik saja.

Eleonora Padmasta Ekaristi Wijana | Hiskia Andika Weadcaksana
Jum'at, 13 November 2020 | 20:50 WIB
Dinilai Berhasil, Penataan Kawasan Kumuh di Gajah Wong Perlu Dilanjutkan
Kawasan Sungai Gajah Wong di Giwangan, Umbulharjo, Kota Yogyakarta yang telah dilakukan penataan untuk pengembangan pariwisata masyarakat sekitar. - (SuaraJogja.id/Hiskia Andika)

Menurutnya, hal itu yang pada akhirnya membuat kawasan tersebut mampu membiayai secara mandiri terkait pemeliharaan dan pengembangannya. Dikatakan Dibyo, Kota Yogyakarta memiliki banyak sungai yang melintasi antar daerah, dan penataan kawasan Gajah Wong ini merupakan salah satu progres yang sudah dilakukan selain Kawasan Winongo dan Kawasan Code.

"Marilah kita bersama-sama melanjutkan penuntasan kawasan permukiman kumuh ini dengan melakukan inovasi demi mencapai kualitas pemukiman dan hunian yang layak bagi warga masyarakat," tuturnya.

Salah satu caranya dengan melakukan kolaborasi yang berkelanjutan dengan ditopang melalui pembiayaan Pemerintah Daerah, Swasta dan sektor lainnya.

Hal ini juga dapat dimaknai sebagai pengembangan pariwisata melalui penguatan kelembagaan lokal yang pada ujungnya meningkatkan pendapatan dan mengurangi kemiskinan apalagi di masa pemulihan dari dampak pandemi Covid-19.

Baca Juga:Pertama di Indonesia, Nikah Bareng Ijab di Tiga Tempat Berbeda

"Harapannya kolaborasi bisa berjalan secara simultan terhadap lokasi yang sudah tertata melalui tindakan-tindakan pengembangan ekonomi dan pariwisata. Kemudian bagi yang belum dilakuan penataan, dapat disusul juga dengan melakukan kolaborasi penyelesaian persoalan kekumuhan secara holistik dengan memorandum bersama," pungkasnya.
Foto: Kawasan Sungai Gajah Wong di Giwangan, Umbulharjo, Kota Yogyakarta yang telah dilakukan penataan untuk pengembangan pariwisata masyarakat sekitar.

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

News

Terkini

Tampilkan lebih banyak