Sehingga dia bersama warga mencetuskan sebuah cara bagaimana masyarakat di lingkungan tempatnya tinggal bisa berdaya dengan memanfaatkan lingkungan sekitar.
"Destinasi ini berbasis masyarakat. Jadi warga sekitar kami guyubkan dan gotong royong dari masyarakat. Sehingga warga sekitar harus merasakan manfaatnya selama destinasi wisata ini ada," ujar Sigit ditemui di kediamannya.
Ia melanjutkan Bambing Opak Asri 100 persen tak ada investor besar. Semuanya ditawarkan kepada warga yang ingin bersama-sama mengembangkan wisata desa yang bermanfaat bagi pemasukan warga sendiri.
Sigit mengaku, dalam proses pembangunan wisata desa yang dimulai pada 2019 ini banyak tawaran investasi yang datang kepadanya. Kendati demikian semuanya ditolak secara halus karena ia menilai tak akan memberi manfaat banyak untuk masyarakat.
Baca Juga:Pakai 6 Armada, KPU Bantul Distribusikan Logistik Pemilu ke 17 Kecamatan
"Berangkat dari pemberdayaan masyarakat, destinasi ini memang untuk rakyat. Jadi bukan profit-oriented dimana perusahaan atau investor yang hanya untung. Tapi wargalah yang seharusnya untung. Dari rakyat dan untuk rakyat," jelasnya.
![Ketua Pokdarwis Bambing Opak Asri, Sigit Subroto saat ditemui wartawan di rumahnya, Desa Canden, Kecamatan Jetis, Kabupaten Bantul, Minggu (6/12/2020). [Muhammad Ilham Baktora / SuaraJogja.id]](https://media.suara.com/pictures/original/2020/12/06/91808-bambing-opak-asri.jpg)
Maka dari itu, dirinya membangun sejumlah stand makanan di sekitar destinasi yang nantinya dapat dimanfaatkan warga untuk membuka usaha kuliner.
Selain usaha kuliner, lokasi parkir sepenuhnya diatur oleh warga Canden.
Wisata perahu yang disediakan di bantaran kali opak juga menjadi pemasukan untuk warga. Nantinya masyarakat sekitar yang berinvestasi akan mendapat hasil sesuai kesepakatan.
"Sebelumnya satu kali trip untuk wisata air pengunjung cukup membayar Rp5 ribu. Setelah pandemi ini karena harus jaga jarak, satu pengunjung mungkin kamu kenakan biaya Rp10 ribu. Biasanya bisa 10 orang, nanti kapasitas kami kurangi, maka harga kami naikkan. Nah hasil pendapatan ini nanti yang kami harapkan bisa memberdayakan warga," terang dia.
Baca Juga:Kenalkan Makanan Khas, Perempuan Pelaku UMKM Bantul Pulihkan Roda Ekonomi
Saat ini baru lima pedagang yang bisa menempati stand di Bambing Opak Asri. Nantinya akan dibangun lebih banyak stand untuk masyarakat yang ingin membuka usaha di lokasi tersebut.