BPPTKG: Gunung Merapi Memasuki Fase Erupsi Awal 2021

Pada 2021 ini, Gunung Merapi kembali mengalami fase erupsi baru dengan fenomena utama api diam atau lava pijar.

Eleonora Padmasta Ekaristi Wijana
Selasa, 05 Januari 2021 | 18:26 WIB
BPPTKG: Gunung Merapi Memasuki Fase Erupsi Awal 2021
Puncak Gunung Merapi terlihat dari Sungai Gendol, Bronggang, Cangkringan, Sleman, DI Yogyakarta, Minggu (3/5). [ANTARA FOTO/Hendra Nurdiyansyah]

SuaraJogja.id - Balai Penyelidikan dan Pengembangan Teknologi Kebencanaan Geologi (BPPTKG) mengungkapkan, saat ini Gunung Merapi telah memasuki fase erupsi awal 2021.

Kepala BPPTKG Hanik Humaida menjelaskan, saat ini tingkat vulkanik Gunung Merapi masih tinggi. Fase erupsi 2021 baru merupakan awal indikasi, lanjutnya.

Kendati demikian, proses ekstrusi magma masih akan terjadi berdasarkan data seismik dan deformasi yang tinggi.

"Karena ini agak berbeda dengan 2006," ungkapnya, Selasa (5/1/2021).

Baca Juga:Aktivitas Meningkat, BPPTKG Jelaskan Kondisi Gunung Merapi ke Pengungsi

Pada erupsi 2006, kata Hanik, begitu muncul kubah lava, laju deformasi (EDM) maupun Vulkanik Dangkal (VTB) mengalami penurunan.

Namun saat ini, meskipun ada indikasi magma sudah ke permukaan, VTB dan EDM masih terus terjadi.

"Itu yang membedakan antara 2006 dan sekarang ini," kata dia.

Ia menambahkan, dari citra satelit, teramati adanya gundukan, diduga merupakan kubah lava baru.

Sebagian mengalami longsor bersama material lama. Namun, hal tersebut masih terus dipantau.

Baca Juga:Lava Pijar Menyembur dari Gunung Merapi

Kasi Gunung Merapi BPPTKG Agus Budi menyatakan, pada 2018-2019 Gunung Merapi sudah mengalami erupsi.

Pada 2021 ini, Gunung Merapi kembali mengalami fase erupsi baru dengan fenomena utama api diam atau lava pijar.

"Meskipun memasuki fase baru, tetapi rekomendasi masih tetap dipertahankan. Pemerintah Kabupaten Sleman, Magelang, Boyolali, dan Klaten agar mempersiapkan segala sesuatu yang terkait dengan upaya mitigasi bencana akibat letusan Gunung Merapi, yang bisa terjadi setiap saat," ungkapnya.

Penambangan di alur sungai-sungai yang berhulu di Gunung Merapi dalam KRB Ill direkomendasikan untuk dihentikan, dan pelaku wisata agar tidak melakukan kegiatan wisata di KRB Ill Gunung Merapi termasuk kegiatan pendakian ke puncak Gunung Merapi, imbuh Agus.

"Karena masih ada potensi erupsi eksplosif, dari data pemantauan yang dilakukan," terangnya.

Kontributor : Uli Febriarni

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Berapa Life Path Number Kamu? Hitung Sekarang dan Lihat Rahasia Kepribadianmu
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Materi Teks Informasi Lengkap Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Cek Seberapa Sehat Jam Tidurmu Selama Bulan Puasa?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika Kelas 6 SD Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kamu Paling Cocok Jadi Takjil Apa saat Buka Puasa?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis: Jajal Seberapa Jawamu Lewat Tebak Kosakata Jatuh
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tebak Jokes Bapak-bapak, Cek Seberapa Lucu Kamu?
Ikuti Kuisnya ➔

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

Terkini

Tampilkan lebih banyak