Update Merapi, Hingga Jumat Pagi Alami Guguran Lava Pijar Hingga 4 Kali

Selama dua hari terakhir Gunung Merapi mengalami guguran lava pijar sebanyak 19 kali.

Galih Priatmojo | Hiskia Andika Weadcaksana
Jum'at, 08 Januari 2021 | 10:22 WIB
Update Merapi, Hingga Jumat Pagi Alami Guguran Lava Pijar Hingga 4 Kali
Gunung Merapi mengeluarkan lava pijar yang tampak dari Purwobinangun, Pakem, Sleman, Yogyakarta, Selasa (5/1/2021). [ANTARA FOTO]

SuaraJogja.id - Balai Penyelidikan dan Pengembangan Teknologi Kebencanaan Geologi (BPPTKG) mengungkapkan catatan aktivitas pemantauan Gunung Merapi pada periode 7-8 Januari 2021. Dalam catatan yang ada aktivitas Merapi terpantau tinggi dengan sejumlah fenomena awan panas dan guguran lava pijar.

Kepala BPPTKG Hanik Humaida menuturkan kejadian guguran lava pijar terjadi cukup banyak pada periode 7 Januari 2021. Sementara jarak luncur lava pijar itu mencapai maksimum 800 meter.

"Guguran lava pijar teramati terjadi sebanyak 19 kali dengan jarak luncur maksimum 800 meter arah Kali Krasak," ujar Hanik kepada awak media, Jumat (8/1/2021).

Sedangkan untuk awan panas, berdasarkan pengamatan BPPTKG pada periode 7 Januari 2021 terjadi sebanyak 4 kali. Awan panas yang sempat tercatat dalam seismik yakni dengan amplitudo 10-28 milimeter dan durasi 93-155 detik.

Baca Juga:Aktivitas Merapi Meningkat, Warga Babadan 2 Kembali ke Pengungsian

"Kalau untuk awan panas yang teramati kemarin terjadi sebanyak 4 kali awan panas guguran dengan jarak luncur 300-400 meter mengarah ke barat daya," ucapnya

Selain lava pijar dan awan panas, pada periode yang sama Kamis 7 Januari 2021, BPPTKG juga mencatat gempa guguran sebanyak 117 kali. Lainnya seperti hembusan sebanyak 99 kali, gempa fase sebanyak 251 kali, vulkanik dangkal sebanyak 45 kali dan tektonik jauh sebanyak 3 kali. 

Hanik menjelaskan terkait pemantauan pada periode 8 Januari 2021, mulai pukul 24.00 WIB hingga 06.00 WIB tercatat guguran lava pijar kembali. Untuk arah luncurannya masih sama yakni menuju ke aliran Kali Krasak.

"Terjadi 4 kali guguran lava pijar pada periode tersebut. Jarak luncur maksimum 800 meter ke Kali Krasak. Suara guguran 2 kali terdengar dengan intensitas sedang," imbuhnya.

Dalam periode yang sama tercatat dalam data seismik bahwa gempa guguran terjadi sebanyak 29 kali dengan amplitudo 3 hingga 24 milimeter durasi 21,2-113 detik. Sementara hembusan 11 kali, fase banyak 49 kali, vulkanik dangkal 14 kali, dan tektonik jauh 1 kali.

Baca Juga:Pantau Aktivitas Merapi, Warga Dusun Babadan 2 Aktifkan Ronda

Hanik menegaskan hingga saat ini belum menaikan status Gunung Merapi atau dengan kata lain masih berada di status I
Siaga atau Level III. Pertimbangan itu, kata Hanik dengan melihat potensi ancaman bahaya yang masih belum mencapai lebih dari 5 kilometer dari puncak.

"Statusnya masih sama karena memang menaikkan ke status Awas dasarnya ada pada penilaian terhadap ancaman penduduk. Kita sudah memberikan rekomendasi kemarin dengan potensi bahaya 5 kilometer dan itu masih aman," tegasnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kamu Beneran Orang Solo Apa Bukan?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pemula atau Suhu, Seberapa Tahu Kamu soal Skincare?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA: Soal Matematika Kelas 6 SD dengan Jawaban dan Pembahasan Lengkap
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Tahu Kamu Soal Transfer Mauro Zijlstra ke Persija Jakarta? Yuk Uji Pengetahuanmu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Fun Fact Nicholas Mjosund, Satu-satunya Pemain Abroad Timnas Indonesia U-17 vs China
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 10 Soal Matematika Materi Aljabar Kelas 9 SMP dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan John Herdman? Pelatih Baru Timnas Indonesia
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Otak Kanan vs Otak Kiri, Kamu Tim Kreatif atau Logis?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Apakah Kamu Terjebak 'Mental Miskin'?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA: 10 Soal Bahasa Inggris Kelas 12 SMA Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Sehat Ginjalmu? Cek Kebiasaan Harianmu yang Berisiko Merusak Ginjal
Ikuti Kuisnya ➔

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

Terkini

Tampilkan lebih banyak