“Tidak ada komersialisasi pada vaksin mandiri. Baik mandiri maupun dari pemerintah, semua [vaksin] gratis. Perusahaan yang akan membeli vaksin mandiri untuk karyawannya, dan itu tidak boleh potong gaji karyawan,” tegas Airlangga dalam keterangannya, Senin.
Ketua Komite Penanganan Covid-19 dan Pemulihan Ekonomi Nasional (KPCPEN) ini menambahkan, pelaksanaan vaksinasi mandiri masih menunggu prioritas.
Saat ini, pemerintah masih pada tahap pemberian vaksin untuk pihak yang masuk dalam prioritas vaksinasi, yakni tenaga kesehatan.
Baca Juga:Kasus Covid-19 Bakal Tembus 1 Juta, dr Tirta: Hari Ini akan Jadi Sejarah