Selamati Harla NU, Haedar Nashir: Muhammadiyah dan NU Pilar Islam Indonesia

Ia berharap, Muhammadiyah dan NU bisa terus bergandengan tangan merekat kebersamaan dan menjadi garda terdepan memajukan umat.

Eleonora Padmasta Ekaristi Wijana | Mutiara Rizka Maulina
Minggu, 31 Januari 2021 | 18:15 WIB
Selamati Harla NU, Haedar Nashir: Muhammadiyah dan NU Pilar Islam Indonesia
Ketua PP Muhammadiyah Haedar Nashir di Kantor PP Muhammadiyah Yogyakarta, Senin (23/11/2020) - (SuaraJogja.id/Putu)

SuaraJogja.id - Nahdlatul Ulama tengah memperingati hari jadinya yang ke-95. Sejak Minggu (31/1/2021) pagi, banyak tokoh dan lembaga yang ikut memberikan ucapan selamat kepada NU atas pencapaian usianya yang ke-95.

Salah satunya adalah Ketua Umum Pimpinan Pusat Muhammadiyah Haedar Nashir.

Sama seperti NU, Muhammadiyah adalah organisasi Islam yang besar di Indonesia.

Tidak hanya bergerak di bidang keagamaan, keduanya juga aktif membantu pemerintah di berbagai sektor, mulai dari pendidikan hingga kemanusiaan.

Baca Juga:Abu Janda Sering Pakai Seragam Banser, Eks BIN: Dia Penyusup di Ansor

Sama-sama berlatar belakang keagamaan, tetapi Muhammadiyah dan NU dikenal memiliki perbedaan dalam beberapa hal.

Meski demikian, dua organisasi keagamaan terbesar di tanah air ini, menurut Haedar Nashir, tetap kompak bahu-membahu membangun negara Indonesia dan memajukan umat Islam.

Perbedaan tidak menjadi tembok pembatas di antara keduanya membangun persaudaraan.

"Selamat Harlah ke 95 @nahdlatululama. Dalam perjalanan yang panjang NU bersama Muhammadiyah dan kekuatan nasional lainnya telah berjuang untuk kebangkitan kemerdekaan dan membangun Indonesia," tulis Haidar dalam cuitannya di akun @HaedarNs.

Seperti yang ditunjukkan Haedar dalam cuitannya, tidak hanya memberikan selamat kepada NU, ia juga mengakui bahwa sejak lama dua organisasi itu bahu membahu berjuang untuk kebangkitan dan kemerdekkan Indonesia.

Baca Juga:Dulu Perangi Penjajah, Kini NU Diharapkan Satukan Umat Lawan Covid-19

Selama 95 tahun, NU telah diakui kehadiran, peran, dan kontribusinya untuk merekatkan Indonesia sebagga negara kesatuan.

NU juga diakui membangun dan memajukan bangsa berpedoman Bhineka Tunggal Ika ini. Bersama dengan Muhammadiyah, keduanya merupakan pilar islam terbesar di Indonesia.

Ia berharap, dua pilar ini bisa terus bergandengan tangan merekat kebersamaan dan menjadi garda terdepan memajukan umat dan menjayakan bangsa melalui misi rahmat bagi semesta alam.

"NU dengan perspektif Islam Nusantara telah mengokohkan budaya bangsa dan budaya umat dalam keragaman. Dan NU telah hadir dengan Islam moderat yang membawa pada kemajuan," imbuh Haidar.

Perpaduan antara Islam Nusantara dan Islam Berkemajuan akan menjadi pilar strategis membangun umat dan bangsa. Haedar berharap, NU selalu dicinta oleh umat dan bangsa. Bersama Muhammadiyah, kata dia, NU juga bisa memajukan Indonesia.

Ucapan selamat Haedar untuk NU tersebut sudah disukai lebih dari seribu pengguna Twitter. Ada 200 lebih yang membagikan ulang dan beberapa memberikan komentar.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Berapa Life Path Number Kamu? Hitung Sekarang dan Lihat Rahasia Kepribadianmu
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Materi Teks Informasi Lengkap Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Cek Seberapa Sehat Jam Tidurmu Selama Bulan Puasa?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika Kelas 6 SD Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kamu Paling Cocok Jadi Takjil Apa saat Buka Puasa?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis: Jajal Seberapa Jawamu Lewat Tebak Kosakata Jatuh
Ikuti Kuisnya ➔

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

Terkini

Tampilkan lebih banyak