Ayam Geprek tapi Enggak Hancur? Sebut Saja Ayam Oles

Tidak sedikit penikmat militan ayam geprek di media sosial yang tak henti-hentinya menyuarakan pentingnya menjaga autentisitas ayam geprek: digeprek, bukan dielus.

Eleonora Padmasta Ekaristi Wijana
Jum'at, 05 Februari 2021 | 08:40 WIB
Ayam Geprek tapi Enggak Hancur? Sebut Saja Ayam Oles
Ilustrasi ayam geprek Jogja - (Suara.com/Ema Rohimah)

Bu Rum pelopor ayam geprek di Jogja

Ruminah alias Bu Rum bukanlah self-proclaimed pelopor ayam geprek. Ketenarannya bahkan sudah diakui Wikipedia.

Memang kini berbagai warung di seluruh penjuru Indonesia menyediakan ayam geprek, tetapi nama Bu Rum sudah diabadikan sebagai sang pencipta, setidaknya menurut orang-orang Jogja dan -- lagi -- Wikipedia.

Sejak 2003 Bu Rum sudah mulai berkontribusi menyambung hidup mahasiswa dan anak-anak kos lewat warung Ayam Geprek Bu Rum.

Baca Juga:Viral Bule Penjual Mi Ayam di Jogja, Jatuh Bangun dengan Suami Saat Pandemi

Mulanya, saat dia berjualan, ada pelanggan mahasiswa yang meminta dibuatkan ayam goreng tepung yang dilumatkan menggunakan cobek bersama sambal bawang. Ternyata rasanya enak dan menagih, hingga tersebarlah kabar gembira menu menakjubkan itu dari mulut ke mulut.

Kala itu para mahasiswa menyebutnya dengan berbagai istilah, mulai dari ayam dibejek hingga digejrot.

Begini perbedaan ayam geprek Jakarta dan Yogyakarta (TikTok @javafoodie)
Begini perbedaan ayam geprek Jakarta dan Yogyakarta (TikTok @javafoodie)

Namun, sang juru masak akhirnya memilih menyebut menu itu dengan nama "ayam geprek".

Ciri khas ayam geprek Jogja

Selain ayam digeprek sampai hancur, ciri khas ayam geprek Jogja juga terletak pada racikan bumbu yang menjadi sambalnya.

Baca Juga:Beda Ayam Geprek di Jogja dan Jakarta, yang Satu Cuma Digeprek Dua Kali

Tak neko-neko, ayam digeprek hanya dengan bahan-bahan sambal bawang: cabai, bawang putih, garam, dan penyedap rasa. Terkadang terasi dan tomat juga ikut dimasukkan sesuai selera.

Sementara itu, menurut keluhan sejumlah warganet, ayam geprek Jakarta seringkali ditambah bawang merah dan bahan-bahan lainnya.

Tak hanya itu, kebanyakan warung ayam geprek Jogja memiliki konsep prasmanan, di mana pembeli bisa memilih sendiri ayam yang mereka mau.

Harganya pun sangat terjangkau, rata-rata tak sampai Rp15 ribu untuk setiap porsi ayam geprek.

Kini warung yang menjual menu serupa pun sudah menjamur.

Di Jogja sendiri, selain Bu Rum, warung ayam geprek yang tak kalah populer antara lain Ayam Geprek Bu Made, Preksu, sampai Ayam Geprek Mas Kobis.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

Terkini

Tampilkan lebih banyak