alexametrics

Pilihan Terpopuler News Lifestyle Indeks

Jokowi Mengenang Sosok Artidjo Alkostar: Ia Memiliki Integritas Tinggi

Galih Priatmojo Senin, 01 Maret 2021 | 09:07 WIB

Jokowi Mengenang Sosok Artidjo Alkostar: Ia Memiliki Integritas Tinggi
Presiden Jokowi seusai melaksanakan salat jenazah almarhum Artidjo Alkostar di komplek kampus UII Yogyakarta, Senin (1/3/2021). [Kontributor / Uli Febriarni]

Presiden Jokowi takziah ke pemakaman Artidjo Alkostar di UII Yogyakarta

SuaraJogja.id - Presiden Jokowi Senin (1/3/2021) pagi takziah ke mendiang Artidjo Alkostar sebelum melakoni serangkaian kunjungan kerja di DIY dan Jateng.

Tiba di komplek kampus UII Yogyakarta pukul 07.59, Presiden Jokowi yang mengenakan kemeja putih lengan panjang dan celana panjang hitam datang ditemani Menteri Sekretaris Negara, Pratikno dan beberapa stafnya.

Tak berlama-lama, Jokowi berserta rombongan kemudian langsung menuju ke dalam komplek masjid untuk mensolatkan almarhum Artidjo Alkostar.

Seusai mengikuti salat jenazah, Jokowi menyempatkan memberi komentar terkait sosok almarhum Artidjo Alkostar.

Baca Juga: Presiden Jokowi Takziah ke Pemakaman Artidjo Alkostar di UII Yogyakarta

Ia menyebut, Indonesia telah kehilangan salah satu sosok terbaik. Sosok yang menurutnya sangat rajin, jujur dan memiliki integritas tinggi.

"Kemarin hari Minggu (28/2/2021). telah berpulang ke rahmatullah beliau bapak Artijo Alkostar. Kita telah kehilangan putra terbaik bangsa, penegak hukum, hakim Agung, dewan pengawas KPK yahh sangat rajin, jujur, memiliki integritas tinggi," kata Jokowi.

Jokowi mendoakan, semoga arwah almarhum diterima di sisi Allah SWT, dan tempat terbaik di sisiNYA.

"Atas nama pemerintah kami menyampaikan duka cita yang terdalam," kata dia.

Rektor UII Prof Fathul Wahid mengatakan, Artidjo merupakan teladan pemerintah dalam keberanian, konsistensi, integritas dan kesederhanaan.

Baca Juga: Soal Investasi Miras, Amien Rais: Jokowi Menghancurkan Akhlak Bangsa

"Walau sibuk di Jakarta, tapi masih ada waktu untuk mengajar di FH UII. Bagi beliau mengajar di UII adalah membayar hutang sejarah UII yang harus dilunasi," ucapnya.

Baca Juga

Komentar

Berita Terkait