"Setelah korban melapor kepada kami, kami cek CCTV, dari sana kami mengidentifikasi wajah diikuti identifikasi pelaku. Selanjutnya kami mengejar dan menangkap tersangka," ucapnya.
Upaya pengejaran didukung oleh adanya laporan korban yang tak jeda begitu lama dengan kejadian. Sehingga polisi juga masih sempat mendapat informasi dari sejumlah saksi. Pelaku akhirnya berhasil diringkus saat berada di sebuah hotel wilayah Kota Jogja.
Berasal dari Jawa Barat, keduanya diketahui tak memiliki pekerjaan dan terbiasa tinggal di hotel. Hasil penipuan disebut-sebut akan digunakan sebagai biaya hidup mereka, selama berada di Jogja.
Tersangka LK mengaku, dirinya kejatahan tugas menjual telepon genggam hasil penipuan mereka.
Baca Juga:Dibantah Polisi, Anak Buah John Kei: Jari Saya Diinjak sampai Bengkok!
Menjalani hidup sebagai penipu selama dua bulan, LK mendapatkan teknik dan cara menipu korban dari ajaran sang ayah.
"Disuruh bapak. Diajarin dengan kasih tahu cara aja," ungkapnya.
NS, kekasih LK, menyatakan, tak ada cara khusus yang ia terapkan dalam merayu calon korbannya.
"Ketemu, yaudah ngalir aja," tutur perempuan yang sudah dipacari LK selama setahun ini.
Sebelumnya diberitakan SuaraJogja.id, jajaran Unit Reskrim Depok Barat menjaring tiga tersangka dugaan penipuan telepon genggam yang biasa beraksi di hotel.
Baca Juga:Modal Jimat Batu Mustika, Pasutri Ini Tipu Warga Gunungkidul Ratusan Juta
Kapolsek Depok Barat Kompol Rachmadiwanto mengungkapkan, salah satu korban yang laporannya membawa polisi berhasil menangkap tersangka adalah Steven Santoso.