"Naba itu sudah dipersiapkan untuk membantu mengajar," ujar Bandiman.
Selain pintar mengaji, Naba termasuk anak yang berprestasi dalam bidang akademi. Sejak kelas 1 SD, Naba selalu mendapatkan ranking 3 besar, paling banyak di rangking 2. Obsesi Naba memang ingin selalu berada di ranking 1 terus.
Bahkan, kenangnya, Naba pernah mendapat ranking 3. Saat mendapat ranking 3 tersebut, Naba malah terus menangis karena prestasinya anjlok. Sebagai orang tua, kala itu Bandiman sedih dan berusaha menghibur Naba dengan berbagai cara.
"Ndak harus jadi rangking 1. Bapak sudah bangga le walaupun kamu rangking 3," kenang Bandiman ketika menghibur Naba waktu itu.
Baca Juga:Innalillahi, Mantan Suami Ratu Meta Meninggal Dunia
Kontributor : Julianto