Meski Tertekan Pandemi, BRI Berhasil Bukukan Laba Rp6,86 Triliun

BRI mampu menjaga kualitas kredit selama pandemi Covid-19.

Fabiola Febrinastri | Restu Fadilah
Selasa, 25 Mei 2021 | 14:02 WIB
Meski Tertekan Pandemi, BRI Berhasil Bukukan Laba Rp6,86 Triliun
Kredit mikro tumbuh 12,4 persen, BRI cetak laba Rp6,8 triliun. (Dok: BRI)

Pertama, adalah konsumsi rumah tangga, dan yang kedua adalah daya beli masyarakat.

“Oleh karenanya, kami akan terus mengambil peran menjadi garda terdepan pemulihan ekonomi nasional dengan menjadi mitra utama pemerintah dalam menyalurkan berbagai bantuan dan stimulus untuk meningkatkan konsumsi dan daya beli masyarakat yang pada akhirnya akan mendorong permintaan kredit," tambah Sunarso.

Perusahaan Publik Terbaik Menurut Forbes International

Langkah dan strategi, serta kinerja BRI selama pandemi terjadi, nyatanya diapresiasi oleh dunia internasional. Majalah ekonomi terkemuka dunia, Forbes, menobatkan BRI sebagai perusahaan publik terbaik di Indonesia.

Baca Juga:BRI Cetak Laba Rp6,8 Triliun di Kuartal I 2021

Terdapat 6 perusahaan publik dari Indonesia yang masuk dalam daftar tersebut, dan BRI menempati peringkat tertinggi diantaranya. Ini menjadikan BRI menempati posisi tertinggi di Indonesia untuk tujuh tahun berturut turut.

Dalam daftar Forbes 2021 Global 2000 World’s Largest Public Companies tersebut BRI menempati peringkat ke 362 diantara 2000 perusahan publik terbaik di dunia.

Sunarso menambahkan, prestasi ini merupakan bukti bahwa perusahaan BUMN mampu mencatatkan prestasi di dunia internasional dan BRI akan terus berkomitmen untuk menjaga sustainability kinerja dengan fokus pada penyelamatan usaha mikro, kecil dan menengah (UMKM) dengan tetap mampu menciptakan dan men-deliver value kepada seluruh stakeholders perseroan.

“Fokus BRI memang ke Mikro, namun memberi dampak Makro baik dalam mengukir prestasi dikancah global, maupun dalam menggerakkan dan memulihkan perekonomian nasional," pungkas Sunarso.

Baca Juga:Kredit Mikro Tumbuh 12,4%, BRI Cetak Laba Rp6,8 Triliun

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

News

Terkini

Tampilkan lebih banyak