Sementara itu salah satu pedagang di Tebing Breksi, Tri Lestari mengaku tetap membuka warungnya setiap hari. Meskipun memang tidak dipungkiri pengunjung masih tergolong minim.
"Ini tergolong ramai sih. Iya biasanya sabtu-minggu lumayan ramai," ujar Tri.
Ramainya kunjungan itu, kata Tri, bisa dilihat dari banyaknya bus yang datang. Jika hari biasa selain akhir pekan hanya ada 1-2 bus yang parkir di depan warungnya.
"Kalau warung ini buka setiap hari. Ini ya lumayan ramai kalau hari biasa cuma 1-2 bus aja," tuturnya.
Baca Juga:Belum Rekrut Pemain Asing, PSS Sleman Tunggu Regulasi Resmi
Salah satu pengunjung Tebing Breksi, Tika menyebut jumlah wisatawan yang berkunjung ke Tebing Breksi memang terlihat masih belum sebanyak saat normal. Perempuan asal Klaten itu mengaku sudah beberapa kali ke Tebing Breksi untuk sekadar refreshing saja.
"Ini masih sepi ya keliatannya. Kalau dulu saat normal sebelum pandemi juga pernah ke sini dan lebih ramai sih dibanding sekarang," kata Tika.
Tika sendiri mengaku tidak terlalu mengandalkan warung-warung yang ada di tempat wisata untuk mengisi perutnya. Ia memilih mempersiapkan sendiri bekalnya sebelum berkunjung ke tempat wisata.
"Kalau jajanan kayak makanan dan minum itu biasanya bawa sendiri kebetulan. Jadi emang kalau di tempat wisata gini jarang banget beli di warung," tuturnya.
Baca Juga:1.140 Calon Jamaah Haji di Sleman Gagal Berangkat Tahun Ini, Masa Tunggu Menjadi 31 Tahun