Oksigen Medis RS PKU Muhammadiyah Gamping Habis, Tabung Cadangan Hanya Bertahan 3 Jam

Oksigen cair di RS PKU Muhammadiyah Gamping telah habis

Galih Priatmojo | Hiskia Andika Weadcaksana
Rabu, 21 Juli 2021 | 11:53 WIB
Oksigen Medis RS PKU Muhammadiyah Gamping Habis, Tabung Cadangan Hanya Bertahan 3 Jam
ilustrasi tabung oksigen, masker oksigen. (Dok. Envato)

SuaraJogja.id - Persediaan oksigen medis likuid atau cair di RS PKU Muhammadiyah Gamping Yogyakarta telah habis. Saat ini pihak rumah sakit hanya mengandalkan oksigen dari sejumlah tabung yang ada untuk bertahan.

Hal ini disampaikan oleh Direktur Utama RS PKU Muhammadiyah Gamping Ahmad Faisal, saat dikonfirmasi awak media Rabu (21/7/2021). Dikatakan Ahmad, tabung-tabung oksigen tersebut hanya mampu bertahan 3 jam saja.

"Saat ini sudah pakai oksigen tabung, diprediksi bertahan kurang lebih 3 jam," kata Faisal.

Namun Faisal memastikan oksigen cair dari PT Samator sudah dalam perjalanan. Bahkan berdasarkan informasi terbaru oksigen tersebut telah masuk ke wilayah Prambanan.

Baca Juga:Demi Vaksin Covid-19, Warga Antre dari Dini Hari di RS PKU Muhammadiyah Jogja

"Infonya suplai oksigen dari Samator dalam perjalanan, tadi sampai Prambanan," tuturnya.

Diketahui bahwa RS PKU Muhammadiyah Gamping sendiri memiliki tanki untuk menampung oksigen likuid atau cair dengan kapasitas kurang lebih 5,5 ton. Namun sayangnya persediaan itu mulai menipis sejak Selasa (21/7/2021) malam.

Sementara itu, Ketua Satuan Tugas (Satgas) Oksigen Yogyakarta Tri Saktiyana mengatakan bahwa sebelumnya pihaknya telah menyiapkan sebanyak 30 tabung oksigen dari PT Samator untuk backup persediaan oksigen yang menipis sejak semalam tersebut.

Tri menyampaikan saat ini rumah sakit yang berada di Pulau Jawa telah membangun semacam sebuah jejaring guna mengantisipasi kelangkaan oksigen yang masih kerap terjadi. Nantinya setiap rumah sakit akan diminta untuk senantiasa melaporkan ketersediaan masing-masing oksigen setiap hari.

Lebih lanjut, dikatakan Tri, melalui sistem informasi online tersebut ketersediaan oksigen harus dilaporkan sebelum pukul 12.00 WIB siang.

Baca Juga:Vaksinasi Covid-19 Gratis di RS PKU Muhammadiyah Gamping, Simak Alur Pendaftarannya

Namun memang Tri tidak menampik bahwa hingga saat ini jumlah produksi oksigen dari suplier masih menjadi kendala utama dalam proses pemenuhan kebutuhan tersebut.

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

News

Terkini

Tampilkan lebih banyak